Metro Times (Purworejo) Akibat diguyur hujan deras selama berjam-jam, pohon asem berukuran besar di jalan Tumbakanyar Banyuasin KM 01 ikut Desa Mudalrejo Rt 02/04 Kecamatan Loano Purworejo, roboh pada Rabu 28 November dinihari. Batang pohon yang melintang di tengah jalan dekat talang Mudalrejo itu menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan sehingga harus segera di bersihkan. Rabu (28/11) pagi.
Kepala Desa Mudalrejo Hartono mengungkapkan, pohon asem ukuran raksasa itu tumbang akibat hujan deras yang berkepanjangan sejak Selasa siang hingga Rabu dinihari. Akibat hujan itu pohon asem berukuran besar itu roboh dan melintangi jalan yang menghubungkan kecamatan banyuasin dan kota purworejo.
“Wiyalah Loano diguyur hujan deras sejak selasa siang sekitar pukul 13.00 hingga rabu dinihari sekitar pukul 04.30 WIB,”.
Atas Peristiwa itu warga yang mengetahuinya langsung melaporkan ke BPBD Kabupaten untuk segera ditangani, pukul 07. 00 wib tim dari BPBD, Koramil, Polsek Loano bersama warga langsung menyingkirkan batang pohon tersebut.
“Kayu berhasil dibersihkan setelah tim dari BPBD Kabupaten Purworejo, personil TNI dari Koramil Loano, Anggota Polsek Loano serta di bantu warga setempat,” ungkap Kades Hartono.
Sementara Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Purworejo Sutrisno ketika dimintai keterangannya oleh metrotimes melalui telepon pada rabu pagi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi serta cukup lama mengguyur wilayah Loano.
Hujan berlangsung sejak Selasa siang hingga rabu pagi sekitar pukul 05.00 WIB, sehingga menyebabkan pohon asem yang sudah lapuk tersebut tumbang dan menghalangi jalan tepatnya dekat talang Desa Mudalrejo Kecamatan Loano.
“Pohon berukruan cukup besar, kemungkinan akarnya tidak mampu menahan air hujan hingga roboh, kejadianya Rabu dinihari sekitar pukul 04.30 WIB,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun demikian sejumlah kendaraan yang melintas di jalan tersebut harus tersendat. Sejumlah relawan dan petugas diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi batang pohon yang menghalangi jalan tersebut.
“Beberpa personil dibantu dari Polsek Loano, Koramil Loano, beserta masyarakat setempat kayu akhirnya berhasil menyingkirkan ranting dan batang pohon sekitar 1 jam kemudian,” ujarnya.
Seiring memasuki musim penghujan, pihaknya menghimbau warga meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi pohon tumbang dengan memotong dahan pohon yang dinilai membahayakan.
Terlebih, pohon yang sudah tua dan berada di dekat rumah tinggal. Warga juga diminta segera melaporkan ke BPBD jika mengtetahui adanya gejala alam yang berpotensi menyebabkan terjadinya bencana.
“Terimaksih atas partisipasi TNI, POLRI relawan dan masyarakat sekitar yang sudah bersama-sama membuka kembali jalan yang tertutup akibat pohon tumbang,” imbuhnya.
Iya juga menghimbau kepada masyarakat, agar segera melaporkan setiap kejadian bencana yang terjadi di sekitarnya agar BPBD segera dapat membantu. Jelas Sutrisno. (Daniel)





