- iklan atas berita -

METROTIMES.NEWS ( fakfak ) Rabu; 28/11. Bertepatan dengan diselenggarakannya Koferensi II Dewan Adat Mbaham Matta 27-29 November 2018, Muhamad Masida pengelola Toko Souvenir Kupang Tiri yang mengambil tempat di Bandara Torea, kepada madia ini mengatakan “saya membutuhkan karya-karya kerajinan tangan asli Fakfak, tapi belum pernah ada yang berminat tempatkan di Toko saya ini, saya berharap dengan Konfetensi II Dewan Adat Mbaham Matta tahun ini dapat memotivasi putra-putri Fakfak buat handycraft asli Fakfak berupa tomang, dari, lopa-lopa dll. Muhamad Masida juga menyarankan semua produk menggunakan bahan lokal, misalnya tomang talinya jangan pakai bahan plastik, harganya juga kalau bisa kompetetif agar dijual di toko Kupang Tiri tidak mahal” Pak Muhamad memohon, melalui media ini.

Muhamad Masida ex pegawai Bandara Torea masuk di Fakfak 1969, pensiun pns Bandara Torea 2010. Di tokonya hanya manisan pala, baju berlogo pala. Karena produk lokal kurang, maka banyak karya produk kabupaten lain yang dijajakan di Toko Kupang Tiri Bandara Torea. 《frances》