- iklan atas berita -

MetroTimes(Sleman)-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman terus berkomitmen mengembangkan inovasi standar pelayanan publik yang berkualitas guna menjawab dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, di sela-sela kegiatan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Standar Pelayanan (SP) Dishub Sleman yang digelar di Aula Kantor Dishub Sleman, Jumat (24/7/2026).

“Dari standar pelayanan yang kami susun dan di-review pada forum ini, diharapkan benar-benar dapat mengikuti dinamika kebutuhan masyarakat,” ujar Heri.

Melibatkan Berbagai Lintas Sektor

ads

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran internal Dishub Sleman serta berbagai unsur pemangku kepentingan (stakeholders). Turut hadir perwakilan dari:

  • Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) DIY

  • Pusat Studi Transportasi dan Logistik (Pustral) UGM

  • Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Sleman

  • Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sleman

  • Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi (AJWLM)

  • Perwakilan pengembang pusat kegiatan, permukiman, dan/atau infrastruktur

  • Perwakilan pengelola parkir Kabupaten Sleman

  • Perwakilan pengguna layanan Bus Sekolah Si Bulan

  • Pemerintah Kalurahan Tridadi

Sembilan Standar Pelayanan Publik Masuk Peninjauan

Heri menjelaskan bahwa pihaknya saat ini telah menyusun sebanyak 9 standar pelayanan publik. Dari jumlah tersebut, terdapat 5 standar pelayanan lama yang ditinjau ulang, meliputi:

  1. Standar pelayanan pengajuan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

  2. Standar pelayanan Bus Sekolah Sistem Transportasi Bus Sekolah Layak Anak Sleman (Si Bulan).

  3. Standar pelayanan pembayaran retribusi parkir.

  4. Standar pelayanan rekomendasi izin penyelenggaraan fasilitas parkir.

  5. Standar pelayanan pengujian kendaraan bermotor.

Sementara itu, terdapat 4 standar pelayanan publik baru yang turut diperkenalkan dan dibahas, yaitu:

  • Pelayanan surat rekomendasi pelat kuning.

  • Permohonan informasi publik.

  • Pelayanan Penerangan Jalan Umum (PJU).

  • Pelayanan pemeriksaan jeep wisata.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Dan Kesejahteraan

Lebih lanjut, Heri menegaskan bahwa penyelenggaraan pelayanan publik yang prima tidak hanya memberikan kemudahan administratif, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta memberikan dampak positif secara langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Peningkatan mutu layanan ini mencakup beberapa pilar penting, antara lain:

  • Transparansi prosedur dalam setiap lini pelayanan.

  • Transformasi digital untuk efisiensi birokrasi.

  • Pengawasan armada secara berkala guna menjamin keselamatan.

  • Profesionalisme petugas yang mengedepankan sikap responsif, ramah, dan berintegritas.

Dukungan Penuh Dari Organda Sleman

Langkah progresif yang diambil oleh Dishub Sleman ini mendapat apresiasi positif dari mitra kerja pemerintah. Ketua DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Sleman, Juriyanto, menyatakan dukungan penuhnya terhadap berbagai kebijakan dan agenda peningkatan layanan yang dicanangkan Dishub Sleman.

Dalam kesempatan tersebut, Juriyanto juga menyampaikan masukan konstruktif demi kemajuan transportasi daerah.

“Masukan kami, dibutuhkan penambahan armada transportasi gratis bagi pelajar yang menjangkau wilayah perdesaan. Intinya kami sangat mendukung apa yang sudah diagendakan Dishub Sleman, karena semua itu demi untuk masyarakat,” ungkap Juriyanto.(JQ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!