
Metro Times (Purworejo) Hasil pemeriksaan ditubuh korban pembunuhan, yaitu Achmad Munasir (28), warga Desa Langenrejo, Kecamatan Butuh, ternyata dibunuh secara sadis. Pasalnya, ditubuh pemuda lajang tersebut ditemuka sedikitinya 8 luka tusukan yang diduga kuat menjadi penyebab kematian korban.
Dari informasi yang dihimpun, dari delapan luka tusukan tersebut, ada empat tusukan yang tergolong cukup parah, yaitu meninggalkan bekas luka dengan diameter sekitar 5 Cm.
“Sangat sadis mas, lihat bekas lukanya,” ujar Juminatun (49) Kades Langenrejo, Kecamatan Butuh saat ditemui metrotimes dirumah duka, Sabtu (17/11) siang.
Didirnya mengaku, melihat luka pada tubuh korba sebelum dilakukan otopsi. Dan ada empat luka yang cukup parah berada tepat di perut bagian kiri korban. Dari delapan luka tersebut semuanya merupakan bekas senjata tajam.
“Saya nggak tau senjata apa yang digunakan oleh pelaku, pokoknya mengerikan. Masa ada bekas luka tusukan hingga 5 cm, itupun tidak hanya satu,” imbunya.
Lebih jauh Jumiatun mengungkapkan, dirinya pertama kali mengetahui perihal peristiwa tersebut sekitar pukul 16.00 Wib sore kemarin. Sesaat dihubungi oleh perangkat desa setempat.
“Sebenaranya saya sudah dengar kabar penemuan mayat pukul 14.30 Wib di grup WhatsApp, tapi nggak tau kalau itu warga saya karena memang nggak jelas mukanya. Baru sadar ketika perangkat saya mengabari,” ungkapnya.
Pihaknya menduga kuat bahwa peristiwa tersebut merupakan pembunuhan. Hal ini melihat bekas luka pada tubuh korban dan TKP dimana korban ditemukan.
“Kalau perampokan tidak mungkin sesadis itu, pasti ada kesengajaan. Saya berharap segera terungkap,” tandasnya. (Daniel





