
METROTIMES ( AAMBON ) )Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku (BI Maluku) bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menyelenggarakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dalam menjamin ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas dan layak edar hingga ke pelosok daerah terpencil, termasuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan, dengan menjangkau pula wilayah terluar, terjauh, dan terluar (3T). Melalui ERB, Bank Indonesia juga memperkuat implementasi clean money policy melalui penyediaan uang layak edar dan penarikan uang tidak layak edar dari masyarakat.
Kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan serta keterbatasan infrastruktur menjadi tantangan dalam pengedaran uang Rupiah, khususnya di wilayah 3T. Untuk menjawab tantangan tersebut, Bank Indonesia bersinergi dengan TNI AL untuk memperkuat jangkauan distribusi Rupiah ke berbagai wilayah kepulauan, dengan memanfaatkan dukungan sarana transportasi dan jangkauan operasional TNI AL yang dapat menjangkau daerah-daerah tersebut. Sinergi strategis ini telah berlangsung sejak 2012 dan hingga 2025 telah menjangkau 766 pulau melalui 150 kegiatan ERB. Pada tahun 2026, ERB dilaksanakan sebanyak 23 kali dengan target menjangkau 115 pulau di seluruh Indonesia.
Di Provinsi Maluku, ERB kali ini merupakan pelaksanaan kedua sepanjang tahun 2026. Ekspedisi berlangsung pada 28 Agustus hingga 3 September 2026 menggunakan KRI Posepa-870 dengan menjangkau lima pulau 3T, yaitu Wetar, Kisar, Moa, Damar, dan Banda.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku, Surya Alamsyah, dalam sambutannya pada Pelepasan Tim ERB di Ambon pada 28 Agustus 2026 menyampaikan bahwa ERB merupakan salah satu upaya Bank Indonesia bersama TNI AL untuk memperluas jangkauan layanan pengedaran uang Rupiah hingga ke wilayah 3T. Kehadiran Rupiah hingga ke wilayah kepulauan tersebut sekaligus memiliki makna strategis dalam menjaga kedaulatan sebagai simbol kedaulatan negara di seluruh wilayah NKRI. Kegiatan pelepasan turut dihadiri Komandan Kodearal IX Ambon, Laksamana Muda TNI Haryanto Djoko Pamungkas, S.H., M.H.; Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku; Wakil Komandan Kodearal IX Ambon; serta Kepala Divisi Command Center Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia.
Pelaksanaan ERB di Provinsi Maluku melibatkan Pejuang Rupiah dari dalam Kantor Perwakilan Bank Indonesia serta tenaga medis Kodearal IX Ambon. Selain layanan penukaran uang Rupiah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, pemeriksaan kesehatan gratis, edukasi bela negara, dan sharing leadership. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung kehadiran Bank Indonesia dan TNI AL dalam memberikan layanan serta edukasi kepada masyarakat di wilayah kepulauan.
Melalui sinergi ERB bersama TNI AL, Bank Indonesia berharap kehadiran Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara dapat terjaga hingga ke seluruh pelosok negeri, khususnya di wilayah 3T. Bank Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder atas sinergi dan dukungan dalam pelaksanaan ERB sebagai upaya menjaga kedaulatan Rupiah hingga ke seluruh pelosok negeri.
Ambon, 28 Agustus 2026
Surya Alamsyah
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku









