
METROTIMES ( Ambon ) Gubernur Hendrik Lewerissa menerima kunjungan silaturahmi Pangdam XV/Pattimura, Dody Triwinarto, pada Senin (4/5/2026) di Kantor Gubernur Maluku. Pertemuan tersebut disebut sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan hubungan kelembagaan antara pemerintah daerah dan unsur TNI.
Dalam keterangannya kepada awak media, Gubernur menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan agenda silaturahmi perdana sejak Pangdam XV/Pattimura bertugas di Maluku.
“Ini kunjungan silaturahmi biasa, sekaligus koordinasi. Sejak beliau bertugas di Maluku, memang belum sempat berkunjung ke kantor gubernur. Jadi kami sambut dengan sukacita bersama jajaran Kodam XV/Pattimura,” ujar Lewerissa.
Sebagai Koordinator Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Gubernur menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antar unsur pimpinan daerah demi menciptakan situasi yang kondusif dan produktif di Maluku.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti keberhasilan penertiban kawasan Gunung Botak yang selama ini dikenal sebagai lokasi aktivitas pertambangan emas ilegal.
Menurutnya, penertiban kali ini menunjukkan hasil yang jauh lebih signifikan dibandingkan upaya-upaya sebelumnya.
“Selama bertahun-tahun kita melakukan penertiban, tapi seringkali setelah itu muncul lagi aktivitas ilegal. Namun kali ini penertibannya sangat tegas dan hasilnya sangat baik,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan seluruh aktivitas di kawasan tersebut ke depan harus berjalan secara legal dan sesuai aturan.
Gubernur menekankan pentingnya penerapan praktik pertambangan yang baik, khususnya dalam pengelolaan lingkungan. Ia menyoroti dampak buruk dari aktivitas ilegal yang selama ini terjadi, seperti kerusakan ekosistem, pencemaran lingkungan, hingga terganggunya mata pencaharian masyarakat.
“Penambang ilegal hanya mengejar keuntungan tanpa memikirkan dampak lingkungan. Padahal kerusakannya bisa sangat luas, mulai dari biota laut hingga hutan sagu dan ternak masyarakat,” tegasnya.
Keberhasilan penertiban ini, lanjut Gubernur, tidak lepas dari sinergi yang solid antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Saat ini, kawasan Gunung Botak juga telah dilengkapi dengan pos-pos pengamanan untuk memastikan situasi tetap terkendali.
“Kami bersyukur koordinasi dengan TNI dan Polri berjalan sangat baik. Ini menjadi kunci keberhasilan penertiban yang lebih efektif,” katanya.
Komitmen Lanjutkan Kolaborasi
Di akhir pernyataannya, Gubernur menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor demi kemajuan Maluku.
“Ke depan, kita akan terus bekerja sama dalam semangat sinergi dan kolaborasi yang positif untuk kepentingan masyarakat Maluku,” tutupnya.
Kunjungan ini menjadi simbol penguatan hubungan antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Maluku.( Tasya Patty )




