
MetroTimes (Jakarta) – Jakarta Fair Kemayoran atau Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 kembali hadir sebagai salah satu ajang pameran dan hiburan terbesar di Indonesia. Digelar selama lebih dari satu bulan di kawasan JIExpo Kemayoran, acara tahunan ini diperkirakan akan menarik jutaan pengunjung dari berbagai daerah yang ingin menikmati beragam promo belanja, kuliner, konser musik, hingga wahana hiburan keluarga.
Tingginya jumlah pengunjung yang datang setiap hari, terutama pada akhir pekan dan hari libur nasional, berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas dan antrean panjang di sejumlah titik. Oleh karena itu, perencanaan perjalanan menjadi hal penting agar masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan lebih nyaman dan efisien.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memilih waktu kunjungan yang tepat. Pengunjung disarankan datang pada hari kerja atau di luar jam-jam sibuk untuk menghindari kepadatan di pintu masuk maupun area tenant yang menjadi favorit pengunjung. Selain mengurangi waktu antre, pengunjung juga dapat menjelajahi area pameran dengan lebih leluasa.
Selain itu, menentukan titik penjemputan dan titik pulang sebelum berangkat juga menjadi strategi yang efektif. Area sekitar Jakarta Fair biasanya mengalami peningkatan aktivitas kendaraan, terutama setelah konser musik berakhir atau menjelang penutupan acara. Dengan mengetahui lokasi penjemputan dan pengantaran sejak awal, pengunjung dapat mengurangi kebingungan dan menghemat waktu saat kembali dari lokasi acara.
Persiapan anggaran perjalanan juga menjadi aspek yang tidak kalah penting. Selain tiket masuk, pengunjung umumnya mengalokasikan dana untuk membeli makanan, minuman, produk pameran, hingga biaya transportasi. Dengan menghitung kebutuhan biaya sejak awal, pengunjung dapat mengelola pengeluaran secara lebih bijak dan menikmati berbagai aktivitas tanpa khawatir melebihi anggaran yang telah disiapkan.
Dalam mendukung mobilitas masyarakat menuju dan dari area Jakarta Fair, penggunaan layanan transportasi yang sesuai kebutuhan dapat menjadi solusi praktis. Salah satunya adalah melalui layanan ride-hailing yang menawarkan transparansi biaya perjalanan sehingga pengguna dapat mengetahui estimasi tarif sebelum memulai perjalanan.
Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan bahwa kemudahan dalam merencanakan perjalanan memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman berkunjung yang lebih nyaman di acara berskala besar seperti Jakarta Fair.
“Acara berskala besar seperti Jakarta Fair menjadi momen yang dinantikan masyarakat untuk menikmati hiburan sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman. Karena itu, perencanaan perjalanan yang baik dapat membantu pengunjung menikmati acara dengan lebih nyaman. Dengan transparansi tarif dan fleksibilitas yang ditawarkan, kami berharap inDrive dapat menjadi salah satu solusi mobilitas yang membantu masyarakat bepergian ke PRJ dengan lebih praktis dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Rio Aristo.
Menurutnya, tingginya mobilitas menuju area PRJ membuat masyarakat perlu mempertimbangkan aspek transportasi sejak awal keberangkatan. Transparansi tarif dan fleksibilitas dalam memilih layanan transportasi dapat membantu pengguna memperoleh gambaran biaya perjalanan sejak awal, sekaligus memberikan kenyamanan dalam mengatur rencana kunjungan.
Jakarta Fair sendiri tidak hanya menjadi ajang promosi produk dan pameran industri, tetapi juga telah berkembang menjadi destinasi hiburan yang menghadirkan pengalaman lengkap bagi pengunjung. Mulai dari berbagai promo belanja, ragam kuliner khas Nusantara, pertunjukan musik dari musisi ternama, hingga aktivitas keluarga yang menarik menjadi daya tarik utama penyelenggaraan PRJ setiap tahunnya.
Dengan perencanaan yang matang, mulai dari memilih waktu kunjungan, menentukan titik jemput, menyiapkan anggaran, hingga memilih moda transportasi yang tepat, masyarakat dapat meminimalkan berbagai kendala selama perjalanan. Dengan demikian, fokus utama pengunjung dapat tetap tertuju pada menikmati seluruh hiburan, kuliner, dan pengalaman menarik yang ditawarkan selama Jakarta Fair Kemayoran 2026 berlangsung.
(nald)




