
Metrotimes (Purworejo)-Kasus pencurian masih matak terjadi di wilayah Kabupaten Purworejo. Masyarakat diimbau untuk terus waspada dengan menjaga lingkungan diwilayah masing-masing, termasuk sekolah.
Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purworejo, AKP Dwiyono saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (8/8/2026) mengutarakan, meski tidak dalam kategori tinggi namun pencurian di daerah ini terus masuk dalam daftar kasus yang selama ini menyibukkan jajarannya.
Menurutnya kasus pencurian yang selama ini ditangani memiliki modus dan sasaran yang macam-macam. Tak hanya malam hari, tidak sedikit kasus pencurian yang berlangsung saat siang bolong.
“Sasarannya ada rumah, toko, sekolah hingga area persawahan. Modusnya ada yang bobol tembok, bobol atap. Mereka memanfaatkan saat target lengah. Misalnya saat pemilik tidak berada dirumah,” ucap Dwiyono.
Kasat Reskrim menyebut, belakangan ini kasus pencurian cukup sering terjadi lingkungan sekolah, terutama di wilayah Purworejo bagian barat. Para pelaku menyasar peralatan elektronik seperti laptop, handphone dan lain sebagainya.
Pelaku pencurian ini ditengarai beraksi tak hanya di Purworejo melainkan lintas kabupaten. Sebab di wilayah Kebumen ada pula kasus pencurian di lingkungan sekolah yang modusnya hampir sama.
“Mereka masuk dengan cara merusak slot pintu yakni membakar slot pintu agar mudah dibobol. Di Purworejo ada 3 atau 4 kasus yang kami tangani,” sebut Dwiyono lagi.
Selain merusak slot pintu, lanjut Kasat Reskrim ada pula modus lain yang dipraktikkan pelaku. Belum lama ini personelnya membekuk pelaku pencurian dari Yogyakarta. Dalam kasus ini pelaku memanfaatkan kesibukan guru saat jam belajar.
“Pelaku keliling-keliling di sekolah saat guru keluar dari ruang kantor, dia masuk dan melakukan aksinya,” ujarnya .
Ia mengimbau masyarakat, pelaku usaha termasuk guru selalu meningkatkan kewaspadaan serta sistem keamanan. Untuk mencegah aksi pencurian di lingkungan RT dan RW Siskamling perlu terus ditingkatkan. Akan lebih bagus jika ada kamera CCTV di lingkungan RT, RW serta sekolah.
“Di lingkungan RT-RW Siskampling itu sangat efektif sebagai upaya preemtif atau upaya pencegahan niat maupun perbuatan. Pelaku akan berfikir berkali untuk masuk ke lingkungan jika ada penjagaan yang ketat dari warga. Syukur-syukur ada kamera CCTV,” imbuhnya.
Ia menjabarkan selama semester 1 tahun 2026 Satreskrim Polres Purworejo menangani 15 hingga 20 kasus pencurian. Menurutnya saat ini Purworejo relatif aman, meski demikian masyarakat harus selalu waspada agar tidak menjadi korban pencurian.(dnl)









