
METRO TIMES (NAMLEA) keganasan si jago merah mampu melahap rumah warga dalam jangka waktu yang begitu singkat sehingga masyarakat yang datang tidak bisa memadamkan api tersebut karena mengingat saat ini juga musim kemarau..!!!!
Kejadian kebakaran yang terjadi di rumah warga bernama saudara IRUT di dusun wamsait kecamatan waelata kabupaten buru tepatnya pada jam 10:00WIT.
Kebakaran itu terjadi akibat keteledoran pemilik rumah di saat membuang pontong rokok tanpa di sadari bahwa di sekelilingnya banyak bakar minyak berupa solar dan bensin….
Hasil dari pantauan wartawan metro Times ternyata rumah tersebut berisi dengan solar 3 drum dan bensin 2 drum untuk hasil lebih lanjut belum ada kejelasan soal bahan bakar minyak tersebut berijin atau tidak…
Setelah di wawancarai seorang warga masyarakat yang datang untuk membantu: perihal terjadi kebakaran tersebut:saya datang untuk membantu memadamkan api tapi karena musim panas jadi air2 di selokan pun kering dan juga lampu mati jadi sumur bor tidak bisa di fungsi kan jadi ya habis rumah di makan api apalagi di dalam rumah terdapat barang yang mudah terbakar seperti kompor gas dan juga kulkas dan dinding rumah juga dari papan dan triplek sehingga mudah terbakar dan juga cepat merambat ke rumah sebelah,,,dan pemilik rumah hanya menyelamatkan diri dan istrinya yang baru selesai melahirkan.”tutupnya; (pria yang tidak mau namanya di sebut)
Pada saat wartawan metro Times mewawancarai pemilik rumah sebut saja pria yang biasa di panggil mas IRUT ini memaparkan”syukur Alhamdulillah mas biar pun rumah saya habis terbakar tapi saya masih bisa menyelamatkan istri dan anak saya karena bagi saya rumah bisa di bangun lagi tapi istri dan anak saya itu harta buat saya,,,klu soal rugi materi sekitar 500 jutaan karena termasuk dengan bahan bakar minyak tapi ya sudahlah saya pasrah mungkin ini cobaan sekaligus buang kesialan saya”tutupnya(Hattu Lawalata)




