Kantor perum Delta Tirta Sidoarjo
- iklan atas berita -

 

MetroTimes (Sidoarjo) – Perumda Delta Tirta Sidoarjo mencatat perkembangan signifikan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Perusahaan daerah yang bergerak di sektor pelayanan air bersih itu berhasil meningkatkan laba perusahaan, memperluas jangkauan layanan air minum perpipaan, hingga mencetak rekor Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Berdasarkan laporan capaian kinerja periode 2021–2025, laba Perumda Delta Tirta terus mengalami peningkatan. Pada 2021 laba perusahaan tercatat sebesar Rp15,19 miliar, kemudian melonjak menjadi Rp28,05 miliar pada 2022. Tren positif berlanjut pada 2023 dengan laba mencapai Rp43,27 miliar dan meningkat lagi pada 2024 menjadi Rp46,64 miliar.

Sementara pada 2025, laba perusahaan tercatat sebesar Rp35,72 miliar. Meski mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut tetap melampaui target yang telah ditetapkan dalam rencana bisnis perusahaan.

Direktur Utama Perumda Delta Tirta Sidoarjo, Dwi Hary Soeryadi, menjelaskan bahwa penurunan laba pada 2025 dipengaruhi batalnya program hibah pemerintah pusat berupa Inpres 10 ribu Sambungan Rumah (SR) akibat keterbatasan anggaran nasional.

ads

“Selama lima tahun terakhir, Perumda Delta Tirta terus berupaya meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah,” ujarnya, Kamis (22/5/2026).

Di tengah tantangan tersebut, kontribusi perusahaan terhadap PAD Kabupaten Sidoarjo justru mencetak rekor baru. Pada 2025, Perumda Delta Tirta menyetor PAD sebesar Rp18,74 miliar, tertinggi sepanjang sejarah berdirinya perusahaan.

Capaian tersebut dinilai menjadi hasil dari transformasi pelayanan, peningkatan efisiensi operasional, serta penguatan infrastruktur distribusi air bersih yang dilakukan secara bertahap selama lima tahun terakhir.

Di sektor operasional, pemanfaatan air baku dari SPAM Umbulan juga menunjukkan hasil positif. Pada 2025, realisasi serapan air Umbulan mencapai 1.108 liter per detik, melampaui target perusahaan sebesar 1.080 liter per detik.

Peningkatan pasokan air berkualitas tersebut turut berdampak pada meningkatnya kepuasan pelanggan terhadap layanan air bersih yang diterima masyarakat.

Jumlah pelanggan Perumda Delta Tirta juga terus bertambah dari sekitar 191 ribu sambungan rumah pada 2021 menjadi lebih dari 228 ribu sambungan rumah pada 2025.

Kenaikan jumlah pelanggan itu berdampak langsung terhadap meningkatnya cakupan layanan air bersih di Kabupaten Sidoarjo. Jika pada 2021 cakupan layanan baru mencapai 25,33 persen, maka pada 2025 meningkat menjadi 33,46 persen.

Untuk memperluas akses layanan air minum perpipaan, Perumda Delta Tirta telah menyiapkan peta jalan menuju cakupan layanan 100 persen. Sejumlah proyek strategis pun disiapkan, mulai pengembangan kapasitas produksi di wilayah Krian, Waru, Lengkong, Kalimati hingga Tawangsari.

Melalui pengembangan tersebut, jumlah pelanggan diproyeksikan meningkat hingga lebih dari 790 ribu sambungan rumah pada 2042 dengan target pelayanan air bersih mendekati 100 persen secara bertahap.

Perumda Delta Tirta Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas jaringan distribusi, serta memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap akses air minum yang aman dan berkelanjutan.

(J. Silaban)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!