
MetroTimes (Surabaya) – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB UNAIR) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim The Chosen One berhasil meraih Juara 1 dalam Equity Research Competition Sustainova Festival (SNF) x Mercu Buana Investment Festival (MINFEST) 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 15 Juni 2026. Pengumuman pemenang dilakukan pada sesi awarding yang berlangsung pada 24 Juni 2026.
Tim The Chosen One terdiri atas Nurul Alfiandy (S1 Manajemen 2024) sebagai ketua tim, bersama Lu’luil Mak’nun Madania (S1 Manajemen 2024) dan Fachry Haris (S1 Ilmu Ekonomi 2024). Dalam kompetisi tersebut, mereka berhasil mengungguli 19 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kompetisi ini mengangkat tema Environmental, Social, and Governance (ESG) serta menantang peserta untuk menyusun riset investasi yang komprehensif terhadap perusahaan terbuka. Tim FEB UNAIR memilih menganalisis saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI), perusahaan yang bergerak di sektor energi dan batu bara yang saat ini menjadi sorotan dalam isu transisi energi dan target Net Zero Emission 2060.
Melalui pendekatan top-down analysis, tim mengkaji berbagai faktor yang memengaruhi prospek perusahaan, mulai dari dinamika geopolitik global, krisis energi dunia, tren harga minyak, hingga dampaknya terhadap permintaan batu bara sebagai sumber energi alternatif. Hasil analisis tersebut kemudian dirumuskan menjadi tesis investasi dengan rekomendasi “Buy” yang didukung oleh kajian makroekonomi, analisis industri, kinerja keuangan perusahaan, valuasi, serta aspek keberlanjutan.
Menariknya, perjalanan tim menuju gelar juara tidak berlangsung mudah. Pada tahap penyisihan, The Chosen One menempati posisi keempat dari lima tim yang lolos ke babak final. Namun, melalui persiapan yang intensif dan pendalaman materi riset, mereka mampu meningkatkan performa secara signifikan pada tahap presentasi akhir.
Pada babak final, tim berhasil memperoleh nilai presentasi tertinggi di antara seluruh finalis. Kemampuan menjawab pertanyaan dewan juri secara komprehensif dan argumentatif menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkan mereka meraih posisi puncak, sekaligus mengungguli tim-tim unggulan dari berbagai perguruan tinggi nasional.
Ketua tim, Nurul Alfiandy, mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses belajar, kolaborasi, dan komitmen seluruh anggota tim. Meskipun Lu’luil dan Fachry baru bergabung pada pertengahan Maret 2026, keduanya mampu beradaptasi dengan cepat dan berkontribusi secara optimal dalam penyusunan riset hingga tahap presentasi.
Prestasi ini sekaligus mencerminkan kualitas pembelajaran dan pembinaan akademik di FEB Universitas Airlangga yang terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi di bidang investasi, pasar modal, dan riset ekonomi. Dukungan dosen, mentor, serta lingkungan akademik yang kondusif menjadi faktor penting dalam melahirkan mahasiswa berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Keberhasilan The Chosen One di MINFEST 2026 semakin memperkuat komitmen FEB UNAIR dalam mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia profesional. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kapasitas diri, berani berkompetisi, dan menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat.
(nald)





