- iklan atas berita -

Metro Times (PURWOREJO)-Kepolisian Resor Purworejo berhasil menangkap pelaku dugaan percobaan pencurian dengan pemberatan yang disertai kekerasan terhadap seorang lansia di Dusun Kalongan II, Desa Mudalrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Penangkapan tersebut disambut lega oleh warga, termasuk perangkat desa setempat. Pelaku diamankan oleh Tim Reserse Mobil (Resmob) Satreskrim Polres Purworejo bersama Unit Reskrim Polsek Loano tiga hari setelah kejadian, yang terjadi pada Selasa (3/2/2026) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.

Rony, Bayan Dusun Sembuh Desa Kebongunung, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan bahwa kejadian tersebut sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama karena menyasar warga lanjut usia dan terjadi pada waktu rawan menjelang subuh.

“Iya betul mas (Sudah ditagkap  polisi tadi),” kata Rony pada Kamis (5/2/2026) malam.

“Pelaku sudah tertangkap sehingga warga merasa lebih tenang,” tambahnya.

ads

Lebih lanjut Rony menambahkan, pihak desa bersama warga sempat meningkatkan kewaspadaan dengan ronda malam dan saling mengingatkan antarwarga untuk mengunci rumah serta memperhatikan lingkungan sekitar.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut. Menurutnya, penangkapan terduga pelaku berinisial D (38) ini menjadi bukti bahwa kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

Diberitakan sebelumnya, Kasatreskrim Polres Purworejo AKP Catur Agus Yudo Praseno membenarkan adanya percobaan pencurian dengan kekerasan. Korban dalam peristiwa tersebut diketahui berinisial A (72), warga Dusun Kalongan II, Desa Mudalrejo. Korban mengalami luka berat akibat kekerasan saat berusaha mempertahankan diri dari pelaku yang menyekapnya di dalam rumah.

Sementara itu, berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku diketahui masuk ke rumah korban melalui plafon bagian belakang rumah, tepatnya di area dapur. Aksi tersebut awalnya tidak disadari keluarga korban hingga akhirnya korban mendapati pelaku berada di dalam rumah. Saat pelaku menyekap korban, terjadi perlawanan yang memicu keributan.

Teriakan korban dan keluarganya mengundang perhatian warga sekitar, sehingga pelaku melarikan diri tanpa sempat membawa barang apa pun. Korban yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke RSUD Purworejo untuk menjalani perawatan medis.

AKP Catur kembali mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan, serta segera melapor ke kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.(dnl)