
MetroTimes(Sleman)-Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan pemulangan Jemaah Haji Kabupaten Sleman Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman akan menerapkan manajemen dan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi penjemputan jemaah haji. Pengaturan ini dilakukan guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus kendaraan selama proses kedatangan dan penjemputan jemaah haji berlangsung.
Berdasarkan rencana rekayasa lalu lintas yang telah disusun, akan dilakukan penutupan sejumlah ruas jalan dan penerapan sistem satu arah di kawasan sekitar lokasi penjemputan jemaah haji. Selain itu, jalur masuk bagi kendaraan penjemput diarahkan melalui Pintu Utara/Simpang Beran guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Adapun jadwal pelaksanaan pengalihan arus lalu lintas selama kegiatan pemulangan jemaah haji adalah sebagai berikut:
- Rabu, 3 Juni 2026 pukul 14.30 – 18.30 WIB
- Jumat, 5 Juni 2026 pukul 00.00 – 03.15 WIB
- Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 10.00 – 13.15 WIB
- Minggu, 7 Juni 2026 pukul 22.00 – 00.00 WIB
- Selasa, 30 Juni 2026 pukul 12.00 – 14.55 WIB
Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Dwi Handoko Wiyoto S.STP, M.Rc.Dev, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Pemulangan jemaah haji merupakan momen yang sangat penting dan penuh kebahagiaan bagi keluarga maupun masyarakat. Oleh karena itu, kami melakukan pengaturan lalu lintas secara terpadu agar proses penjemputan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengimbau masyarakat yang akan melintas di sekitar lokasi kegiatan untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mematuhi arahan petugas di lapangan,” ujar Dwi Handoko Wiyoto Sekdin Dishub Sleman Rabu, 3 Juni 2026 melalui via WA.
Lebih lanjut, Dwi Handoko menegaskan bahwa Dinas Perhubungan Sleman telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan optimal selama kegiatan berlangsung.
“Kami berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh masyarakat. Dengan mematuhi rekayasa lalu lintas yang telah ditetapkan, kita dapat bersama-sama menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi para jemaah haji yang kembali ke Kabupaten Sleman,” tambahnya.
Dishub Sleman mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu-rambu sementara, petunjuk arah, serta informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi pemerintah daerah. Masyarakat juga diharapkan dapat menghindari kawasan sekitar lokasi penjemputan pada jam-jam pelaksanaan kegiatan guna mengurangi kepadatan lalu lintas.
Dengan adanya pengaturan lalu lintas ini, diharapkan proses pemulangan Jemaah Haji Kabupaten Sleman Tahun 2026 dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh pihak yang terlibat.(JQ)




