
Metrotimes, (Purworejo)-Paguyuban para Kepala Desa atau Polosoro Kabupaten Purworejo resmi memiliki nahkoda baru setelah ketua dan seluruh pengurus periode 2026-20230 menjalani proses pengukuhan di Pendopo Bupati, Selasa (1/9/2029).
Acara pengukungan yang hadiri bupati dan wakil bupati Purworejo itu berlangsung hikmat.
Ketua Polosoro, Andi Prasetyawan pada kesempatan itu mengatakan menjadi pengurus Polosoro merupakan sebuah kehormatan. Disisi lain terdapat tanggung jawab yang melekat dan harus dilaksanakan sebaik-baiknya.
Andi mengemukakan, tantangan pembangunan kedepan semakin komplek termasuk regulasi yang terus berkembang. Pada situasi yang sama tuntutan masyarakat saat ini cukup tinggi yang selaras dengan persoalan kemiskinan serta pemberdayaan masyarakat.
“Dalam situasi yang seperti ini kita membutuhkan kepala desa dan perangkat yang profesional. Keduanya tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Harus solid, belajar dan saling menguatkan,” ucap Andi.
Untuk itu ia menginginkan keberadaan Poloroso menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah desa dengan pemerintah daerah. Ia juga berharap Polosoro sekaligus bisa menjadi mitra Pemkab Purworejo dalam membangun daerah.
Dihadapan bupati dan wakil bupati, Andi pun menyatakan bahwa keluarga besar Polosoro berkomitmen untuk mendukung pembangunan daerah untuk mewujudkan Purworejo yang Berseri berdaya saing religius dan inovatif. Paguyuban ini pun siap untuk menyukseskan program Pitulungan yang dicanangkan Yuli-Dion.
“Seluruh program pitulungan sangat berkaitan dengan pembangunan desa. Polosoro siap ambil bagian dan siap menggerakkan Kades juga perangkat untuk berperan sesuai kemampuan serta kapasitas masing-masing. Purworejo yang hebat harus dibangun dari desa yang kuat,” kata dia lagi.
Bupati Purworejo, Yuli Hastuti pada kesempatan itu mengutarakan bahwa peran Kades dan Perangkat desa sangat besar bagi pembangunan Purworejo.
Ia mengungkap masih banyak persoalan-persoalan yang terjadi di desa. Untuk itu bupati mengajak semua kompak untuk mencari solusi.
Yuli juga berharap kepengurusan Polosoro pada periode ini dapat memberi kontribusi terbaik demi mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan desa dan daerah.
“Pemda dan Polosoro mari terus menjaga komunikasi jika ada masalah mari kita dirembuk bareng-bareng,” ucap bupati.(toyib)









