
MetroTimes (Magelang) Kapolsek Mertoyudan Polres Magelang AKP Panca Widarsa SH beserta Kanit Intel, Kanit Reskrim, Unit Laka Lantas dan anggota Polsek Mertoyudan Polres Magelang Polda Jateng, mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) orang meninggal dunia jatuh di trotoar Jl Magelang – Purworejo Dusun Tegalarum Desa Banjarnegoro Kecamatan Mertoyudan Magelang, Kamis (5/7).
Korban Supriyatno (64) yang merupakan pensiunan beralamat di Dusun Mertan Rt 03 Rw 15 Desa Banjarnegoro Kecamatan Mertoyudan Magelang. Saat ditemukan korban memakai kaos biru, celana pendek abu-abu, memakai sandal jepit, dengan posisi miring di trotoar, dan mengeluarkan air liur.
Kapolsek Mertoyudan Polres Magelang AKP Panca Widarsa menerangkan bahwa dari keterangan salah satu warga bernama Ibu Solihah (43) ketika dia melintas melewati trotoar Dusun Tegalarum Mertoyudan melihat seorang laki-laki tua sedang menuntun sepeda kayuh di dekatnya lalu tiba-tiba terjatuh posisi masih memegang sepeda, dan kemudian datang Klivandi (32) dan Nadiyanto (50), setelah dilihat oleh para saksi korban diperkirakan sudah meninggal dunia, kemudian saksi 1 melaporkan ke kantor Polsek Mertoyudan.
Korban saat ini telah dievakuasi ke Puskesmas Mertoyudan, guna mendapatkan pemeriksaan dan dari hasil pemeriksaan luar oleh dokter Umi di tubuh korban tidak ada luka-luka dan kelamin mengeluarkan masni.
“Di tubuh korban tidak ditemukan adanya luka-luka, hanya pada kelamin mengeluarkan masni” terang dokter Umi.
Berdasarkan keterangan istrinya, korban mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan korban setiap hari mengkonsumsi obat jantung dan Hipertensi.
“Korban murni meninggal karena sakit dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan” tambah dr Umi petugas Puskesmas Mertoyudan setelah melakukan pemeriksaan.
Kemudian oleh Kapolsek Mertoyudan, jenazah diserahkan kepada keluarga dengan disaksikan Ketua Rt dan Ketua Rw serta masyarakat untuk dimakamkan secara adat. (Arif)




