
Metro Times (Magelang) Matahari baru saja terbit, masyarakat Tidar Campur Rt 04 Rw 01 Kelurahan Tidar Selatan Kecamatan Magelang Selatan Kota Magelang, digegerkan oleh adanya kebakaran rumah milik Bapak Slamet Widodo (45) yang berprofesi sebagai pembuat dan penjual tahu, Jumat (14/9) pukul 07.45 wib.
Menurut penuturan istri korban yaitu Ibu Sri, dirinya sedang memasak air menggunakan tungku kayu, dalam keadaan masih menyala dirinya pergi, dan setelah kembali dirinya melihat kobaran api sudah membakar rumahnya, dan karena panik dirinya berteriak minta tolong, pada akhirnya para tetangga keluar dari rumahnya masing-masing dan memberikan pertolongan.
Giyarto (57), Edi Subagyo (47) dan Sugiyarti (43) yang tidak lain tetangga Bapak Slamet Widodo, ketika mendengar teriakan minta tolong dari Ibu Sri (istri Slamet Widodo), langsung keluar dari rumahnya masing-masing, dan langsung melihat kepulan asap dan ketika itu dengan spontan langsung melaporkan ke Polsek Magelang Selatan, Babinsa Tidar Selatan, dan Pemadam Kebakaran Kota Magelang.
Tidak berselang lama, sebanyak 3 unit + mobil Komando Damkar Kota Magelang datang di lokasi, dan dengan dibantu para warga sekitar, Babinsa Pos 24/Magelang Selatan dan kepolisian, pukul 08.30 api bisa dipadamkan.
“Alhamdulillah, berkat bantuan para warga sekitar api bisa dipadamkan dan tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran ini” terang Babinsa Magelang Selatan, Sertu M Rofik dan Serda Seno pada saat menerangkan kejadian kebakaran kepada wartawan.
Total kerugian pada musibah kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 15.000.000,00 yang meliputi peralatan dapur, meja kursi, lemari tv dan lain-lain. Dan saat inu sedang dilakukan olah TKP dari Polres Magelang Kota.
“Dengan kejadian seperti ini, hendaknya semuanya agar lebih hati-hati dan waspada kalau mau meninggalkan rumah, untung saja api tidak merambat ke rumah warga yang lain. Musibah ini dijadikan pelajaran, agar semuanya lebih waspada dan hati-hati” jelas Sertu M Rofik. (Arif)




