- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Pemkab Purworejo mengadakan seleksi terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Purworejo dan Direktur Dr. Tjitrowardoyo Purworejo. Seleksi terbuka bertujuan untuk mengisi kekosongan Jabatan Eselon 2 di empat Dinas dan satu BUMD.

“Seleksi terbuka dimaksud untuk memperoleh JPT yang memiliki kualifikasi yang diinginkan agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Purworejo,” kata Drs Husni Andriyanto Putra MM selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Pengisian JPT Kabupaten Purworejo, Jum’at (7/9/18).

Kelima formasi JPT yakni, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DINPUPR), Kepala Dinas Kesehatan (DINKES), Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (DINPERINAKER), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DINPERMASDES), dan Direktur RSUD Dr Tjitrowardojo Purworejo, Kata Husni.

“Untuk DInpermasdes terbuka bagi PNS yang bekerja pada instansi pemerintah di seluruh NKRI. Untuk DINPUPR, DINKES dan DINPERINAKER terbuka bagi PNS yang bekerja pada instansi pemerintah di seluruh Provinsi Jateng. Sedangkan untuk Direktur RSUD Dr Tjitrowardojo pendaftar terbuka bagi PNS dari Provinsi Jateng dan Non PNS yang tinggal di seluruh Provinsi Jateng,” terang Husni.

Terdapat beberapa kriteria bagi para pelamar seleksi terbuka. Untuk JPT di empat Dinas, kriteria pelamar terbuka bagi semua Pejabat Adiminstrator dan semua jenis Pejabat Fungsional sekurang-kurangnya jenjang Madya.

ads

Sementara untuk Direktur RSUD Dr Tjitrowardojo kriteria pelamar terbuka bagi PNS Pejabat Adiminstrator dan Pejabat Fungsional yang memiliki jabatan fungsional sebagai dokter/dokter gigi/dokter spesialis sekurang-kurangnya jenjang Madya. Untuk Non PNS memiliki profesi sebagai dokter/dokter gigi/dokter spesialis.

“Pendaftaran dibuka mulai tanggal 6 September hingga batas waktu tanggal 20 September jam 23.59 WIB. Info lengkap bisa dilihat di www.purworejokab.go.id dan www.bkd.purworejokab.go.id,” ucap Husni.

Pansel yang dibentuk sifatnya tidaklah mutlak. Pansel juga meminta pertimbangan dari asesor lain untuk menjaga independensi yang rencananya akan menggandeng asesor dari UNS. Dari masing-masing formasi JPT nantinya akan diseleksi manjadi tiga orang untuk selanjutnya direkomendasikan kepada bupati. Jelas Husni.

Ditegaskan, Pansel berkomitmen untuk menjaga indepensi. Dan tidak ada pesanan dari pihak manapun termasuk Bupati dalam mengisi JPT. Tegas Husni.

“Bupati malah berpesan, menitipkan pemilihan JPT ini kepada Pansel agar mencari yang terbaik dan mampu membawa Purworejo kearah yang lebih baik. Beliau berharap ini segera terlaksana. Insya Allah pansel ini bisa independen,” imbuh Husni.

Pansel yang dibentuk terdiri dari tujuh anggota yang berasal dari berbagai profesi. Mulai dari perguruan tinggi profesional, dan dua orang PNS. Kedua PNS yakni Inspektur Purworejo dan Asisten sekda Provinsi. (Daniel)