- iklan atas berita -

Metro Times (Surabaya) – Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) hari ini menggelar acara mengumpulkan donasi dan berbagai sarana edukasif yang bisa disumbangkan untuk anak-anak korban gempa Lombok, di Gedung At-Tauhid Tower lantai 13 UM Surabaya, Selasa (7/8/2018).

Berbagai sarana tersebut sebagaian besar merupakan inovasi yang diciptakan sendiri oleh mahasiswa UMS dan mendapatkan bantuan dari hibah Dikti.
UMS berinisiatif memberikan donasi dengan bentuk permainan edukatif diharapkan permainan ini mampu mengurangi trauma anak-anak korban gempa.

Dekan FKIP UMS Endah Hendrawati mengatakan, UMS donasi ini difokuskan pada pemulihan psikologis yang berkoordinasi dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

“Kami sudah memikirkan dampak psikologis nya dengan MDMC dan kami akan kirim beberapa mahasiswa untuk terjun langsung kesana melihat situasi dan kondisi anak-anak yang menjadi korban gempa,” ujar Endah.

ads

Beberapa produk yang didonasikan di kegiatan “The 3rd Progressive and Fun Education International”, di kampus setempat, Selasa antara lain Doratic, Media Scraap Book, Sibak, Smart Dofi, SI Made in Indonesia, Mart Box Education, Kapal Perkalian dan nelida.

Dalam kesempatan yang sama Rektor UM Surabaya, Dr. Sukadiono dalam sambutannya mengatakan, selain mengirimkan main edukasi secara langsung, dosen dan mahasiswa juga akan dikirim untuk memberikan pendampingan bagi korban.

“Kami ada donasi dari karyawan itu kami salurkan melalui Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu), kalau mainan akan kirim langsung,” katanya.

Namun pengiriman tim UM Surabaya ini menunggu koordinasi dengan dosen UM Surabaya yang bergabung dalam Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Setidaknya kepastian keberangkatan akan ditentukan dalam tiga hari.

“Saat ini bantuan masih difokuskan pada kesehatan, nanti kami tunggu data kebutuhan pemulihan trauma bagaimana. Mungkin kami akan memberikan pendampingan setidaknya selama seminggu,” tutup Rektor UMS itu. (nald)