
Metro Times (PURWOREJO) – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purworejo meluncurkan Program Warung Z-Mart, Selasa (28/4/2026). Program ini merupakan upaya optimalisasi peran zakat sebagai instrument pemberdayaan ekonomi umat.
Melalui program ini zakat dimanfaatkan untuk memperkuat usaha mikro. Hal ini sekaligus sebagai upaya Baznas dalam mengoptimalkan pengelolaan dana umat untuk mengatasi kemiskinan.
Total 40 pelaku usaha warung kelontong yang tersebar di wilayah Purworejo menjadi penerima Program Warung Z-Mart ini. Sebanyak 30 Warung Z-Mart didanai langsung oleh Baznas RI dan 10 lainnya merupakan tambahan pendampingan dari Baznas Kabupaten Purworejo. Peresmian dilaksanakan secara simbolis, di salah satu penerima manfaat yaitu Toko Bayu, yang berlokasi di Kelurahan Kledung Kradenan, Kecamatan Banyuurip.
Sekretaris Daerah Purworejo Suranto hadir sekaligus meresmikan Warung Z-Mart, didampingi Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas RI, Dr H M Imdadun Rahmat MSi dan Ketua Baznas Kabupaten Purworejo KH Achmad Hamid SPdI beserta jajarannya.
Hadir pula, Kepala Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsosdaldukkb) Purworejo, Andang Nugerahatara Sutrisno, Camat Banyuurip Galuh Bakti Pertiwi serta Lurah Kledung Kradenan.
Dalam kesempatan itu, Sekda Suranto menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan komitmen Baznas dalam menghadirkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang menjadi langkah konkrit untuk mendorong kemandirian ekonomi terutama pelaku usaha mikro.
“Kehadiran warung ini diharapkan dapat menjadi pengungkit ekonomi masyarakat, memperluas akses usaha, serta menggerakkan aktivitas ekonomi di lingkungan sekitar, sehingga memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan,” ucap Sekda.
Menurut Suranto, Program Warung Z-Mart ini juga sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Purworejo, yang salah satunya menitikberatkan pada upaya penguatan ekonomi masyarakat untuk mewujudkan kesejahteraan sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Dalam hal ini, pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara produktif melalui Baznas, menjadi instrumen strategis dalam membantu masyarakat untuk tumbuh dan mandiri secara ekonomi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Oleh karena itu, kami mendorong agar upaya seperti ini terus dikembangkan dan diperluas manfaatnya. Saya juga berharap warung ini dapat berkembang dengan baik, memberikan manfaat yang luas, serta menjadi contoh keberhasilan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Purworejo,” pungkasnya.
Deputi II Baznas RI, Dr H M Imdadun Rahmat, menyampaikan Z-Mart yang dilaunching di Purworejo merupakan pencapaian luar biasa. Hal ini tak lepas dari sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Baznas RI dan Baznas Purworejo dalam mengoptimalkan peran dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) untuk pemberdayaan ekonomi umat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Purworejo. Dan yang paling penting Mustahik yang mendapat bantuan Z-Mart akan menjadi Muzakki, sehingga Kabupaten Purworejo semakin sejahtera,” demikian katanya.(toyib)




