- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Pemerintah Kabupaten Purworejo pastikan bantuan terhadap daerah bencana, khususnya ketersediaan air bersih. Hal ini ditekankan Bupati Purworejo Agus Bastian, menyikapi bencana banjir di sebagian wilayah di Kabupaten Purworejo.

“Air bersih sangat penting. BPBD untuk segera mensuplai tempat-tempat yang sangat membutuhkan air bersih,” kata Bupati saat rakor persiapan penanggulangan bencana dan penanganan covid-19 di Ruang Arahiwang Setda, (14/12/2020) yang dihadiri Forkopimda dan seluruh pimpinan OPD.

Terkait percepatan penanganan Covid-19, bupati minta kepada OPD terkait agar segera mengambil langkah terbaik. Gugus tugas juga diminta untuk terus melakukan himbauan agar warga mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Masyarakat perlu untuk terus diiingatkan agar selalu mematuhi prokes. Dinkes terus lakukan testing, tracing maupun treatment bagi warga. ini sudah tidak bisa kita dihindari lagi, karena covid sudah menjadi ancaman. Mudah-mudahan Januari vaksin sudah bisa digunakan bagi sektor yang diprioritaskan terlebih dahulu,” katanya.

ads

Saat ini, lanjutnya, Pemkab telah menyiapkan beberapa tempat isoladi mandiri jiga sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus. Namun dirinya berharap lonjakan kasus yang tak terkendali tidak terjadi di Purworejo.

“Jika mungkin, tempat isolasi tidak perlu digunakan.Kita harus mampu memberikan edukasi kepada masyarakat untuk manaati prokes. Misal Sholaf jumat, saat ini sudah banyak yang tidak jaga jarak. Harus ada petugas yang mengatur,” ujarnya.

Kepada Camat, dirinya meminta agar benar-benar memantau kegiatan warganya. Kegiatan yang menyebabkan. Kerumunan harus kerumunan masa yang bisa terjadi dalam kegiatan di masyarakat.

“Kalau hajatan mungkin sebaiknya tidak prasmanan, mungkin pakai dus agar tidak ada kontak tangah yang bergantian. Mari bersama-sama kita sadarkan diri kita, keluarga dan kepada masyarakat agar tetap mematuhi prokes,” pungkasnya.

Kalak BPBD Purworejo Drs Sutrisno menjelaskan jika pihaknya telah menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam mengantisipadi bencana alam. Salah satunya keberadaan alat yang cukup memadai guna memudahkan penanganan bencana.

“Peralatan kita sudah cukup lengkap. Akhir Januari merupakan puncak curah hujan, untuk itu kita harus siap,” kata Sutrisno.

Terkait penanganan bencana banjir Wironatan, berbagai pihak mulai dari TNI/Polri dan OPD terkait telah bersama-sama membantu penanganan warga terdampak.

“Dari 250 KK, 2 KK mengungsi ke tempat saudara. Alhamdulillah bantuan segera datang,” terangnya.(shp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!