Lokasi penemuan kerangka manusia di Boja Kendal.

.Metrotimes, Kendal – Satreskrim Polres Kendal hingga saat ini masih menunggu hasil forensik dari RS Bhayangkara terkait penemuan potongan kerangka manusia di sungai Depok kecamatan Boja, Senin(8/8) kemarin.

Ada tiga potongan kerangka manusia yang dikirimkan tim inafis polres Kendal ke RS Bhayangkara Semaramg berupa tengkorak, tulang belakang dan tulang paha kaki kanan.

 

“Kami masih menunggu hasil forensik mungkin sore nanti baru keluar. Tiga potongan kerangka manusia berupa tengkorak, tulang belakang dan tulang kaki paha kanan yang telah kami kirim ke RS Bhayangkara,” kata Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Agus Budi, Selasa(9/8).

 

Dari sekitar lokasi, petugas hanya menemukan celana pendek warna hitam.

Kasat Reskrim berharap bagi masyarakat Ungaran dan Kendal yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa menghubungi Polres Semarang dan Polres Kendal.

 

“Saya berharap kalau masyarakat Ungaran dan Kendal yang merasa kehilangan anghota keluarganya bisa menghubungi Polres Semarang dan Polres Kendal. Informasi ini sangat kami butuhkan agar bisa mengungkap identitas korban,” harapnya.

Kasus ini kini masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polres Kendal.

 

Sebelumnya, warga desa Kalisidi kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dan warga dusun Ngumpul desa Pasigitan kecamatan Boja kabupaten Kendal digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di pinggir sungai Depok berdekatan dengan Perkebunan Cengkeh dan Durian PT Zansibar, Senin(8/8) lalu.

 

Kerangka manusia ini ditemukan oleh salah satu warga desa Kalisidi, Nuryanto, yang sedang mencari rumput untuk makanan kambing.

 

“Saya pas lagi cari ramban dan temukan kerangkanya disekitar lokasi Pat Zansibar,” kata Nuryanto.

Tak jauh dari lokasi penemuan pertama, Nuryanto kembali menemukan potongan kerangka kaki manusia.

Diapun baru menyadari kalau dua potongan kerangka yang ditemukannya adalah kerangka manusia.

 

“Saya tidak tahu kalau kerangka yang pertama saya temukan itu kerangka manusia. Ya saya pikir itu kerangka hewan. Saya baru tahunya saat saya temukan lagi potongan kerangka kaki manusia yang lokasinya tidak jauh dari lokasi pertama,” terangnya.

 

Nuryanto kemudian melaporkan kejadian tersebut petugas keamaman PT Zansibar yang kemudian memastikan bahwa temuan tersebut adalah kerangka manusia.

 

“Saya terus lapor sama petugas keamanan PT Zansibar dan petugasnya kemudian mengecek untuk memastikan temuan tersebut adalah kerangka manusia,” tambahnya.

 

Kejadian tersebut akhirnya dilaporkan ke Polres Semarang yang kemudian diteruskan ke Polsek Boja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini