- iklan atas berita -
Metro Times (Demak) – Indonesia pertama kali dalam sejarah di tahun 2024 akan menyelenggarakan Pemilu serentak Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota, serta Pilkada Gubernur, Bupati/Walikota. Di
Kabupaten Demak sendiri muncul nama beberapa tokoh yang sudah menjadi perbincangan dimasyarakat dan patut untuk diwacanakan maju sebagai bakal calon Bupati Demak. Pengamat politik UIN Walisongo Semarang, M Kholidul Adib mengatakan saat ini setidaknya ada 15 orang yang bisa ditampilkan untuk menjadi bahan perdebatan publik.
Pertama, Eistianah, Bupati yang sekarang masih menjabat tentu dia memiliki nilai lebih sebagai petahana (Incumbent). “Dia sudah dikenal masyarakat Demak secara luas,” ujarnya, Jumat (2/2/2024)
Kedua, Ali Makhsun Wakil Bupati yang sekarang juga berpeluang untuk diusung sebagai bakal calon Bupati apalagi beliau dikenal sebagai ulama di Demak.
Ketiga, Sri Fahrudin Bisri Slamet Ketua DPRD Demak dikenal sebagai politisi yang sudah matang tentu layak untuk  masuk radar kandidat bakal calon Bupati, ia saat ini juga sebagai ketua partai politik pemenang Pemilu 2019, yakni; Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Demak.
Keempat, Maskuri Wakil Ketua DPRD Demak, sudah bukan nama yang asing lagi karena tahun 2015 pernah maju sebagai calon wakil bupati berpasangan dengan Harwanto. Apalagi 2024 sangat potensial baginya untuk maju sebagai bakal calon Bupati Demak mengingat partai Gerindra yang ia pimpin menjadi pengusung salah satu paslon Presiden Pemilu 2024.
Kelima, Zayinul Fata Wakil Ketua DPRD Demak juga patut untuk diajukan sebagai tokoh muda yang masuk kandidat bakal calon Bupati Demak. Ia saat ini menjabat Ketua DPC PKB Kabupaten Demak, selain itu juga merupakan adik dari Fathan Subchi Anggota DPR RI dapil 2 Jateng yang sudah 2 periode.
Keenam, Nur Wahid Wakil Ketua DPRD Demak merupakan anak muda yang sudah cukup berpengalaman dalam berpolitik, sudah menjadi anggota DPRD kabupaten Demak selama 3 periode apalagi dia juga aktivis Ormas kepemudaan dan peduli dengan seni budaya seiring dengan jabatannya sebagai Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Demak
Ketujuh, dari kalangan Ormas ada KH Aminuddin, Ketua PCNU Demak, sebagai tokoh yang layak untuk diajukan sebagai bakal calon Bupati. Apalagi beliau juga punya pengalaman pernah terjun di politik sehingga kematangannya sangat dibutuhkan untuk pembangunan Demak yang lebih religius.
Kedelapan, Mulyani M Noor, tokoh pendidikan juga tokoh ormas dan LSM. Dengan pengalaman beliau di bidang pendidikan, ormas dan LSM yang dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah akan memberi warna bagi pembangunan Demak menjadi lebih baik, beliau dikenal sangat peduli dengan sejarah dan kebudayaan Demak demi  pembangunan Demak ke depan yang lebih berbudaya, misalnya dengan menggali sejarah dan membangun kembali replika Keraton Demak di tempat yang diyakini sebagai bekas lokasi Keraton Demak berdasarkan kajian ilmiah.
Kesembilan, Singgih Setyono mantan sekda Demak. Beliau dikenal sebagai orang yang berpengalaman di bidang pemerintahan dan memiliki jaringan yang luas di birokrasi kabupaten Demak.
Kesepuluh, Teguh Sapto Utomo. Beliau ini sudah lama mempublikasikan dirinya sebagai bakal calon Bupati, dia seorang pengusaha yang ingin menghidupkan perekonomian di Demak agar lebih maju, memang kiprahnya banyak yang belum tahu tapi semangatnya untuk membangun Demak sudah digaungkan sedari awal.
Kesebelas, ada Edi Sayudi sudah teruji pernah calon Wakil Bupati Demak mendampingi Moh Dachirin Said pada Pilkada serentak 2015. Ia membuktikan mampu ikut kontestasi. Dia juga sukses jadi anggota DPRD kabupaten Demak Periode 2019-2024, itu artinya dia mampu menggalang massa, apalagi dia sekarang memimpin klub sepakbola PSDB Demak yang punya cukup banyak suporter dan penggemar.
Keduabelas, Ali Abdul Rohman, pengusaha muda Demak yang sudah biasa “bermain” di level nasional dan regional. Dia pernah memimpin KADIN Jawa Tengah dan telah banyak melakukan pemberdayaan serta pembinaan pelaku UMKM di Jawa Tengah, termasuk di Kabupaten Demak. Ali juga dikenal dekat dengan Arsjad Rasjid ketua umum KADIN Indonesia sekaligus ketua TPN Ganjar-Mahfud, Ali menjabat sebagai stafsus antar lembaga ketua umum KADIN Indonesia sekaligus kader muda terbaik Partai Hanura saat ini yang dipimpin oleh Oesman Sapta Odang (OSO) selaku ketua umum Hanura, Ali juga memimpin salah satu organisasi sayap Partai Hanura selaku ketua umum laskar muda hanura (Lasmura), saat ini juga mendapat tugas menjadi Caleg DPR RI Hanura Dapil Jateng II (Demak, Kudus & Jepara). Kehadirannya sebagai sosok pengusaha muda akan menjadi warna baru bagi dinamika perpolitikan Kabupaten Demak.
Ketigabelas, Ali Mansyur HD, warga Pucanggading Batursari Mranggen ini aktif sebagai Wakil Ketua DPW Nasdem Jawa Tengah, ia pernah menjadi anggota DPRD Jateng tiga periode (1999-2004, 2004-2009 dan 2014-2019)
serta sekarang masih status caleg DPRD Jateng dapil 3 (Demak, Kudus dan Jepara).
Keempat belas, Nurul Furqon, anggota DPRD Jateng. Menantu almarhum KH Nur Hamid Wijaya (Mantan Wakil Bupati Demak) ini sudah lama menjadi politisi PPP.
Kelimabelas, Nur Saadah (Mbak Ida), anggota DPRD Jateng 2 periode (2014-2019 dan 2019-2024) dan sebelumnya juga menjadi anggota DPRD Kabupaten Demak 2 periode (2004-2009 dan 2009-2014). Aktivis perempuan dari Demak ini juga terkenal aktif di Fatayat NU, pernah menjadi Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Demak, Wakil Ketua I PW Fatayat NU Jateng hingga Wakil Ketua I PW Muslimat NU Jateng, saat ini juga menjabat Ketua DPW Perempuan Bangsa Jawa Tengah, lama berkarir di politik dan Ormas patut diperhitungkan. (af).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!