- iklan atas berita -

KOMPAS.com – Setelah menandai debut perdananya lewat smartphone Redmi 1S, Xiaomi, pabrikan gadget asal Tiongkok yang sedang naik daun, akan segera memasarkan produk kedua berjenis “phablet”.

Perangkat bernama Redmi Note tersebut mengusung ukuran layar yang lebih besar dibandingkan Redmi 1S, berikut dengan deretan komponen hardware yang berbeda pula.

Kompas Tekno sempat mencoba Redmi Note sejenak dalam acara perkenalannya di Jakarta, Kamis minggu lalu. Seperti apa kesan yang didapatkan? Ikuti ulasan singkatnya berikut ini.

Licin

Bentang layar 5,5 inci, ketebalan nyaris 1 cm, dan bobot mencapai 200 gram sesuai dengan predikat ”phablet” yang disematkan pada Redmi Note.

ads
1551387redmi-note-hands-on-8780x390
Xiaomi Redmi Note menjalankan interface MIUI 5.0 dengan tema Indonesia [oik yusuf/ kompas.com]
Bagian sisi bawah Redmi Note [oik yusuf/ kompas.com]
Bagian sisi bawah Redmi Note [oik yusuf/ kompas.com]
Redmi Note (kanan) terlihat seperti kakak beradik dengan Redmi 1S [oik yusuf/ kompas.com]
Redmi Note (kanan) terlihat seperti kakak beradik dengan Redmi 1S [oik yusuf/ kompas.com]
   Bagian depan Redmi Note didominasi bingkai (bezel) berwarna hitam mengilap yang cukup tebal di sekeliling layar. Panel IPS LCD milik phablet ini terlihat cukup cemerlang dan tajam dengan resolusi 1280×720.
Persis di atas layar terdapat sebuah kamera 5 megapixel, sementara di bawahnya ada tiga buah tombol softbutton dengan label berwarna merah untuk keperluan navigasi.

Karena memiliki desain yang kurang lebih serupa, Redmi Note tampak sangat mirip dengan Redmi 1S. Ketika disandingkan, Redmi Note bahkan bisa dibilang terlihat seperti versi lebih lebar dari smartphone tersebut.

Redmi Note masih muat dalam genggaman tangan orang dewasa, namun permukaan tubuhnya yang licin -termasuk bagian cover belakang- sedikit mengurangi kenyamanan karena ia dapat dengan mudah tergelincir dari tangan.

VP Global Xiaomi Hugo Barra mengatakan pihaknya bakal ikut memasarkan aksesori cover belakang untuk Redmi Note. Mungkin kesan licin itu nantinya bisa dikurangi dengan memakai cover bertekstur atau yang memiliki permukaan kesat.

Slot SIM card, micro-SD, dan baterai di balik penutup belakang Redmi Note [oik yusuf/ kompas.com]
Slot SIM card, micro-SD, dan baterai di balik penutup belakang Redmi Note [oik yusuf/ kompas.com]
Penutup bagian punggung Redmi Note yang terbut dari plastik warna putih memang bisa dicopot untuk mengakses dua buah slot SIM card dan kartu memori micro-SD yang ada di baliknya, juga sebuah baterai dengan kapasitas 3.100 mAh.

Masih seputar bagian belakang, di sini juga terdapat sebuah kamera utama dengan resolusi 13 megapixel yang juga dilengkapi LED flash.

Di bawah kompartemen baterai terdapat grill speaker yang meneruskan suara lewat lubang yang terdapat di cover belakang.

Jelly Bean

Di dalamnya, Redmi Note diperkuat prosesor octa-core MediaTek MT6592 berkecepatan 1,7 GHz, RAM 2 GB, dan kapasitas media internal 8 GB. Spesifikasi itu membuatnya memiliki kinerja lebih tinggi dibanding Redmi 1S yang hanya dibekali prosesor quad-core 1,6 GHz dan RAM 1 GB.

Redmi Note saat menjalankan game Riptide 2 [oik yusuf/ kompas.com]
Redmi Note saat menjalankan game Riptide 2 [oik yusuf/ kompas.com]
Phablet ini pun disebut ideal digunakan untuk bermain game. Dalam acara perkenalan di Jakarta itu, Barra sempat mendemonstrasikan kebolehan Redmi Note dengan bermain game Riptide 2 dan Asphalt 8.

Kedua judul bertema balap itu memang terlihat bisa dijalankan dengan lancar dengan tingkat frame rate yang disebut Barra berada di kisaran 30 fps ke atas.

Sayang, Redmi Note masih menggunakan sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean yang terhitung sudah usang di tengah semakin banyaknya perangkat lain yang mengusung OS Android 4.4 Kitkat.

Redmi Note masih memakai sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean [oik yusuf/ kompas.com]
Redmi Note masih memakai sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean [oik yusuf/ kompas.com]
Barra mengatakan hal ini disebabkan oleh belum adanya software yang dikeluarkan oleh Google untuk menjalankan Android 4.4 Kitkat di ataschip MediaTek milik Redmi Note.

Ketimbang menunggu lebih lama demi mendapatkan Kitkat pada Redmi Note, Xiaomi memilih untuk memasarkan perangkat itu secepatnya di Indonesia.

Phablet ini rencananya bakal mulai dijual lewat toko online Lazada yang menjadi rekanan resmi Xiaomi di Indonesia. Harganya dipatok di kisaran Rp 2 juta.

 

Sumber: Kompas.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!