- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Seorang pemuda di Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo tewas setelah mengkonsumsi minuman keras atau miras oplosan bersama enam orang rekanya beberapa waktu lalu.

Pria yang diketahui berinisial KP (23) itu tewas ditempat saat berpesta miras di lapangan wilayah Kecamatan Bayan tersebut. Jenazah korban sudah dimakamkan dan kasus ini sedang dalam penyelidikan Satuan Reserse dan Kriminal Polres Purworejo.

Kasat Reskrim Polres Purworejo, AKP Catur Agus Yudo Praseno menyebut, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (9/2/2023) yang lampau. Pesta miras itu melibatkan tujuh orang termasuk korban.

“Ada tujuh orang dalam kejadian itu, lima diantaranya laki-laki dan dua lainya perempuan. Miras yang diduga dikonsumsi dalam kejadian itu jenis ciu dengan tiga varian rasa, yakni ciu murni, ciu gedang kluthok dan ciu leci,” ungkap Catur.

KP diketahui meninggal sekitar pukul 21:30 WIB saat pesta miras masih berlangsung. Selain melakukan penyelidikan Polisi masih memantau kondisi kesehatan enam orang rekan korban.

ads

“Korban saat itu dikira tertidur, sama rekanya dikasih bangun dan ternyata sudah meninggal. Jenazah korban telah dilakukan autopsi oleh tim Biddokkes Polda Jateng. Hasilnya kami menunggu,” imbuhnya.

Catur menceritakan, peristiwa itu bermula saat korban mengajak rekan-rekan untuk nongkrong di lapangan desa tersebut. Saat itu diduga korban yang membeli miras oplosan ini.

Pihaknya menduga pesta miras itu dimulai sejak sore. Polisi saat ini masih mencari keterangan serta bukti terkait asal muasal miras tersebut.

“Dari keterangan para saksi miras oplosan itu korban yang beli. Kami masih menyelidiki dari mana miras oplosan itu dibeli,” ujarnya.

Dia menambahkan dalam kasus tersebut polisi menyita 1 botol ciu gedang kluthok, 2 botol ciu murni yang sudah habis serta 2 botol ciu varian leci. (Dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!