- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Perjuangan keras Drs. Ayub Heri Santoso M.Pd. akhirnya membuahkan hasil. Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purworejo itu berhasil meraih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Ayub Heri Santoso merupakan doktor ke-19 dari Program Doktor Pendidikan Agama Islam UMS dan lulus dengan IPK 3.68. Kelulusannya dinyatakan oleh pihak UMS dalam Sidang Senat dengan agenda tunggal Ujian Terbuka Promosi Doktor di Gedung Pascasarjana UMS, Rabu (18/1).

Pada kesempatan itu Ayub memaparkan hasil penelitiannya dalam Disertasi berjudul “Manajemen Pendidikan Kewirausahaan di MAN 2 Kulon Progo dan SMKN 1 Purworejo” di hadapan para penguji.  Masing-masing yakni Prof. Dr. Nizar Ali, M.Pd. (Sekretaris Jendral Kemenag RI), Prof. Dr. Sofyan Anief, M.Si. (Rektor UMS), Prof. Dr. Musa Asy’arie (Promotor), Prof. Dr. Drs. Waston, M.Hum. (Ko Promotor), Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.S. (Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantar Timur), Prof. Dr. Marwan Efendi, MT., Ph.D. (Wakil Direktur Pascasarjana UMS), dan Dr. Syamsul Hidayat, M.Ag. (Dekan Fakultas Ilmu Agama Islam).

Adanya doktor baru dari kalangan pengawas madrasah mendapat apresiasi khusus  dari H. Fatchurrohman, M.Pd.I, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Purworejo yang juga hadir dalam ujian terbuka.

“Semoga dapat lebih bermanfaat dan diimplementasikan dalam praktik kehidupan pendidikan, khususnya di madrasah lingkup Kantor Kemenag Kabupaten Purworejo,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua PGRI Kabupaten Purworejo, Irianto Gunawan, mengingat  Ayub selama ini aktif menjadi pengurus PGRI Kabupaten Purworejo.

“Harapan kami Doktor Ayub dapat berkontribusi dalam pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo serta lebih memperkuat lagi kinerja sebagai Ketua Bidang Advokasi, Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi PGRI Kabupaten Purworejo,” ungkapnya.

Lebih dari itu, hasil penelitian Doktor Ayub mampu memberikan kontribusi bagi sekolah yang menjadi objek penelitian.

“Semoga hasil riset dapat bermanfaat untuk dikembangkan di sekolah kami,” ucap  Kepala SMKN 1 Purworejo, Dra. Indriati Agung Rahayu, M.Pd.,  yang secara langsung hadir sebagai tamu undangan ujian terbuka.

Sementara itu, Ayub Heri Santoso mengaku bersyukur dan bangga atas gelar Doktor yang berhasil diraih. Pasalnya, proses studinya selama ini dijalani dengan penuh kerja keras.

Dalam penelitiannya ia berhasil menemukan outcome berupa keunggulan manajemen pendidikan kewirausahaan yang terjadi di MAN 2 Kulon Progo dan SMKN 1 Purworejo dengan tahapan pengelolaan fungsi-fungsi manajemen pendidikan kewirausahaan POAME (plannning, organizing, actuating, monitoring dan evaluating). Tahapan tersebut pada akhirnya sangat menopang tercapainya kualitas pendidikan kewirausahaan di madrasah.

“Penelitian manajemen pendidikan kewirausahaan di 2 sekolah tersebut menemukan sebuah novelty berupa temuan yang belum pernah ada dalam penelitian sebelumnya, yaitu sebuah teori praktik life skill bercirikan PAI dan technopreneurship melalui tahapan fungsi-fungsi manajemen pendidikan POAME di madrasah,” paparnya. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini