- iklan atas berita -

METROTIMES ( Ambon )Anggota DPRD Maluku, Julius Rutasouw, bersama Wakil ketua komisi III Richard Rahakbauw menerima aspirasi mahasiswa Ambalau dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di ruang Komisi IV DPRD Maluku, Kamis (6/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Julius menjelaskan bahwa realisasi pembangunan, termasuk penanganan ruas jalan di Ambalau, masih bergantung pada kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Maluku.

Menurutnya, jika upaya pemerintah daerah untuk memperoleh pinjaman, termasuk melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD), dapat terealisasi, maka akan terbuka peluang untuk kembali menjalankan sejumlah program pembangunan yang saat ini tertunda.

“Kalau langkah-langkah yang dijelaskan Pak Richard Rahakbuw terkait upaya pemerintah daerah untuk pinjaman ke Bank BPD dan sebagainya berhasil, maka mungkin ada solusi untuk mengondisikan pembangunan jalan tersebut,” kata Julius.

Ia menegaskan, penundaan anggaran tidak hanya berdampak pada pembangunan jalan di Ambalau, tetapi juga berbagai program infrastruktur di kabupaten dan kota se-Maluku.

ads

“Bukan hanya jalan Ambalau saja, tetapi hampir seluruh kegiatan yang dianggarkan dalam APBD, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur jalan dan prasarana lainnya, untuk sementara masih dipending,” ujarnya.

Julius berharap persoalan pendanaan dapat segera menemukan solusi sehingga pembangunan yang telah direncanakan dapat kembali dilaksanakan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!