- iklan atas berita -

METRO TIMES ) Ambom )– Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease merilis capaian kinerja penanganan kejahatan tahun 2025, dengan catatan penurunan signifikan pada sebagian besar kasus konvensional dan trans nasional.

Kapolresta Ambon Kombes Pol Dr. Yoga Putra Prima Setya mengungkapkan, kasus seperti penganiayaan, pencurian biasa, pengeroyokan, KDRT, dan penggelapan menunjukkan tren positif. “Di 2024, penganiayaan tercatat 445 kasus, turun menjadi 429 di 2025. Pencurian biasa dari 293 menjadi 277, pengeroyokan dari 227 menjadi 216, penggelapan dari 55 menjadi 31, dan KDRT dari 87 menjadi 75,” bebernya pada Rabu (31/12/2025).

Namun, ada beberapa kasus yang mengalami kenaikan. “Kekerasan terhadap anak naik dari 141 menjadi 155, pencurian sepeda motor dari angka yang tidak disebutkan menjadi 43, dan kekerasan seksual melonjak dari 5 menjadi 29 kasus,” sambung Kapolresta. Sebaliknya, pencabulan turun dari 12 menjadi 7 kasus, dan perzinahan dari 12 menjadi 9.

Untuk kejahatan trans nasional, khususnya narkoba, juga menunjukkan penurunan drastis: dari 30 kasus di 2024 menjadi hanya 19 di 2025. Kasus ITE tetap stabil pada 3 kasus.

Kapolresta berharap kondisi keamanan tetap kondusif di 2026 dan mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga lingkungan sekitar. “Untuk malam pergantian tahun, mari kita hindari menyala kembang api dan petasan, serta berdoa bersama untuk korban bencana alam di Sumatera. Rayakan dengan aman dan tertib,” imbaunya.

ads