
Metro Times (Purworejo)-Bencana tanah longsor kembali terjadi di Purworejo, Rabu (1/1). Seorang bocah meninggal dalam peristiwa tersebut dan seorang lainya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka.
Pjs Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purworejo, Dede Yeni Iswantini mengatakan bencana ini menimpa rumah Wakhid, Warga Dusun Sigunung I, Desa Kalikalong Kecamatan Loano. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20:30 WIB.
“Sama-sama kita ketahui, kemari sore di wilayah Purworejo terjadi hujan deras dengan durasi lama. Hal itu mengakibatkan sejumlah titik di Purworejo mengalami longsor diantaranya di Dusun Sigunung I Deaa Kalikalong Kecamatan Loano,” kata Yeni, Kamis (2/1)
Bencana itu, sebut Yeni, menimbulkan korban jiwa seorang anak balita atas nama Muhammad Rafki Pratama (3,5). Sedangkan korban luka atas nama Wakhid (60) yang tak lain adalah kakek korban.
Dia menjelaskan, rumah korban berada tepat didekat tebing yang tingginya sekitar 15 meter. Akibat hujan deras yang terjadi sore itu tebing tersebut ambrol dan menimpa ruang tamu rumah korban. Material longsoran serta dinding rumah yang turut ambruk itu mengenai Wakhid bersama cucunya yang malam itu sedang tidur di ruang tamu.
“Adik Muhammad Rafki Pramama meninggal dunia, sedangkan Wakhid mengalami cidera patah tulang rusuk, tangan dan kaki yang kemudian di bawa ke rumah sakit RSI Loano untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
Dalam peristiwa itu Muhammad Rafki Pratama tertimpa material longsor hingga terkubur dengan ketebalan sekitar 1 meter. Proses evakuasi korban dilakukan oleh warga dan balita itu ditemukan sudah meninggal dunia.
Terkait peristiwa itu, BPBD telah melakukan asessment serta upaya penanganan darurat dengan mendata dan mendokumentasi kejadian. Malam itu tim BPBD juga telah berkoordinasi dengan pihak desa untuk dilakukan kerjabakti pembersihan material longsor pada hari ini (Jum’at 3/1/2025).(tyb)




