
METROTIMES ( .Seram Bagian Barat.) 6 Sepyemver 2026
Warga Kecamatan Amalatu di Kabupaten Seranm Bagian Barat masih menggunakan
pantai sebagai tempat naik turun KM FERI. Hingga kini, infr
Menurut keterangan masyarakat belum tersedianya Dermaga pelabuhan dan terminal
belum dibangun karena ada permasalahan tanah yang tidak di atasi oleh pemerintah
khususnya sehingga sampai saat ini Dermaga pelabuhan Amalatu Kab. Seram Bagian
Masyarakat mengeluh dengan belum tersedianya Dermaga dan terminal di pelabuhan
baik penumpang, maupun Kenderaan bermotor ketika naik dan turun KM Feri waktu
musim angin ombak kenderaan basah kena air laut, begitu juga sebaliknya ketika antrian
penumpang saat tunggu di pelabuhan saat musim hujan penumpang menghindar dari
kehujanan berlindung di rumah-rumah tempat pemukiman masyarakat.
Menurut keterangan Awak Kapal dan Kapten KMP LAYUR setelah di temui media
METROTIMES/Hendry T tanggal 31 Agustus 2026 bahwa kapal Feri beroprasi sejak
tahun 1990 tanpa Dermaga, tugas pokok Awak dan Kapten Kapal yaitu menjaga
Oprasional Kapal dan keslamatan penumpang, dan untuk pembangunan Dermaga dan
Terminal selanjutnya mengajak Media untuk bertanya saja ke pihak Pemerintah dalam
hal ini Camat Amalatu, Bupati SBB sama Dinas Perhub ( Henry Tuasuun )









