
Metrotimes (Purworejo)- Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi melakukan penanaman bibit pohon aren, menandai peluncuran Desa Keduren Kecamatan Purwodadi sebagai Kampung Aren Minggu (02/08/2026).
Peluncuran Kampung Aren Keduren ini dilaksanakan dalam rangkaian Hari Bermuhammadiyah Purworejo, yang dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah Dr KH Tafsi bersama para tokoh Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Purworejo.
Wabup Dion menyampaikan apresiasi atas langkah PD Muhammadiyah Purworejo melalui Jaringan Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam), bekerja sama dengan Asosiasi Aren Indonesia (AAI) dalam menginisiasi Kampung Aren Keduren ini.
“Ini bisa menjadi salah satu solusi dalam menjawab tantangan dampak ekologi dan menjawab pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ucap Dion.
Menurutnya, tanaman aren memiliki potensi unggulan dan dapat menjawab berbagai permasalahan dari aspek ekonomi, tanaman aren lebih produktif dibandingkan kelapa sawit. Pengembangan tanaman aren juga diyakini sebagai salah satu upaya konservasi lingkungan.
“Maka Bapak Ibu, hari ini Muhammadiyah memberikan salah satu solusi untuk menjadi jawaban. Yaitu adalah dengan penanaman pohon aren dan menjadikan Desa Keduren, sebagai kampung aren,” imbuhnya.
Lebih lanjut Dion menegaskan komitmen dan sinergi pemerintah daerah untuk terus mendukung upaya Muhammadiyah Purworejo maupun organisasi keagamaan serta seluruh pihak lain, dalam upaya pengembangan segala potensi, yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, sekaligus juga ikut berperan dalam menjaga kelestarian alam Purworejo.
Dion juga menyampaikan bahwa dakwah tidak hanya melalui pengajian maupun syiar keagamaan, tetapi juga dapat diwujudkan dalam aksi nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kita bisa memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk menanam tanaman konservasi, menjaga alam, menciptakan keseimbangan lingkungan untuk keberlanjutan generasi selanjutnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Purworejo, Pujiono, menyampaikan bahwa keberadaan Kampung Aren Keduren nantinya akan menjadi pusat edukasi pertanian aren di wilayah Kabupaten Purworejo. Hal tersebut merupakan upaya dalam meningkatkan edukasi pertanian kepada para petani maupun masyarakat luas di wilayah Kabupaten Purworejo sebagai salah satu kawasan pertanian yang besar.
“Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat bagaimana aren ini nanti menjadi komoditas. Setidak-tidaknya untuk memenuhi kebutuhan di Purworejo, kalau nanti berkembang, bisa keluar Purworejo, harapannya sampai ekspor,” ungkapnya(toyib)




