MetroTimes (Surabaya) – Dalam rangka Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional, PKS Jawa Timur menyelenggarakan Gerakan Bersama PKS Menyapa Keluarga Jawa Timur, yang dilakukan serentak pada tanggal 3 Juli 2022, di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Untuk wilayah Surabaya ada 30 titik yang salah satunya di RT 05/RW 02, Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng.

Hadir Ketua BPKK DPW PKS Jawa Timur, Apt. Lina Ariani, Ketua BPKK DPD PKS Surabaya, Enny Minarsih, dan dihadiri pula oleh Ketua RT 05, Bapak Agus. Serta warga yang turut serta senam bersama sekitar 50 peserta ibu-ibu dan bapak-bapak.

Dalam sambutannya, Lina Ariani menyampaikan momen Hari Keluarga Nasional, maupun Hari Anak Nasional adalah saat dimana kita diingatkan kembali betapa pentingnya keluarga, dalam pendidikan generasi, mewujudkan Indonesia yang kuat. Dan Senam bersama di hari libur bersama keluarga salah satu upaya mengakrabkan satu sama lain, antar keluarga dan masyarakat.

“Ibu-ibu kalo senam itu sama dengan refreshing, ” ungkap Yusniarti, warga yang mengikuti senam pagi bersama PKS ini. ” Kalo keluarga sehat, masyarakat sehat. Keluarga kuat, masyarakat kuat..” lanjutnya.

Acara PKS Menyapa Jawa Timur selain senam, juga penyuluhan singkat tentang kesehatan oleh dr. Santi R. Madjid. “Ibu-ibu jangan lupa konsumsi buah dan sayur, serta mengurangi makanan manis, nggih…. ” demikian dokter Santy mengingatkan ibu-ibu akan pentingnya menjaga kesehatan.

Dan acara diakhiri dengan berbagi sembako kepada warga yang hadir pada hari ini.

 

Ketua BPKK DPW PKS Jawa Timur, Apt. Lina Ariani menambahkan, kegiatan yang ada di Jawa Timur sudah ada 629 tempat/titik kegiatan. Di titik RKI itu kegiatannya banyak aneka ragam diantaranya ada pembekalan-pembekalan tentang keluarga, pemberdayaan ekonomi, tentang anak, dan juga ada RKI Peduli, karena ini momen kebangkitan keluarga dengan tagline Untuk Membentuk Keluarga Berkualitas, Anak yang Cerdas, Sehat, dan Jawa Timur Bangkit.

Ia melanjutkan, Kita meminta teman-teman seluruh Pengurus Cabang (PC) Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang ada di Kabupaten/Kota di Jawa Timur melakukan kegiatan serentak di tanggal 3 Juli 2022. Seperti contoh di Surabaya ada 30 titik yang sudah laporan khususnya Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga yang menjadi penanggung jawab itu ada di Kabupaten/Kota. Dan sebagian sudah ada yang menyampaikan ada yang 6 titik, ada yang 10 titik dan sebagainya, berkegiatan sama diantaranya kegiatan senam.

“Kami pengurus Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga BPKK Jawa Timur bersinergi dengan Surabaya di Kecamatan Genteng, karena Genteng ini RKInya itu baru. Tujuan kita dalam rangka untuk menguatkan keluarga Indonesia, memberikan peran dan andil terhadap bagaimana ketahanan keluarga, kemudian juga berkontribusi untuk meningkatkan kualitasnya kaum perempuan, kesehatan anak dan kita juga ada program namanya Forum Ayah,” terang Lina.

“Program Rumah Keluarga Indonesia (RKI) itu tidak hanya program yang sifatnya temporer atau sesaat, tapi program yang berkelanjutan. Jadi kegiatan ini nantinya ketika kita membuka titik RKI, kegiatan itu akan di follow up oleh penanggung jawab di RKI di Kecamatan tersebut,” jelasnya.

Menurut Lina, kegiatan-kegiatan ini akan bisa rutin, seperti tadi ibu-ibu warga disana minta agar bisa dilakukan rutin seminggu sekali. Selama ini sudah berjalan kemudian bisa dirutinkan kegiatan itu ada yang seminggu sekali ada yang dua minggu sekali. Sedangkan untuk pemberdayaan ekonomi, karena pandemi kemarin semua baru recovery (pemulihan), tapi sebelum-sebelumnya itu ada pelatihan pembuatan sabun, ada pelatihan membuat pengolahan makanan untuk bisa dimanfaatkan keluarga dan sekaligus layak jual. Dan ada pelatihan membuat ayam kentucky.

Sebelum pandemi marak kegiatan yang sifatnya untuk pemberdayaan. Kita baru recovery kegiatan-kegiatan. Kalau yang sifatnya untuk keluarga biasanya di isi dengan pembekalan-pembekalan misalnya seminar-seminar, yang mungkin dipertemuan itu diisi dengan acara pembekalan bagaimana menuju keluarga yang sakinah, keluarga yang sehat, keluarga yang profesi.

“Kegiatan untuk Forum Ayah itu baru kita Lounching kemarin di bulan Maret 2022, jadi ini juga nanti DPD sudah kita bekali. Forum Ayah itu bertugas untuk bagaimana meningkatkan, menguatkan kembali peran keayahan, karena selama ini peran keayahan itu disikapi hanya mencari nafkah. Untuk urusan pengasuhan anak, untuk urusan pendampingan anak belum terjalin, maka di Forum Ayah itu nanti mengingatkan kembali bahwa pengasuhan anak itu juga ada sosok ayah yang juga harus hadir. Ini masih bertahap untuk bisa dilakukan teman-teman di titik-titik RKI yang ada di Kecamatan atau sampai tingkat Desa/Kelurahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kita juga di RKI ada program yang namanya konsultan keluarga, yang di Launching sudah lama tahun 2021 waktu itu masih online. Konsulat keluarga itu bisa dimanfaatkan oleh seluruh keluarga ketika menghadapi permasalahan-permasalahan dan kita insyaallah ada 350an konsultan keluarga yang tersebar di Kabupaten/Kota. Hotline yang bisa dilihat di Instagramnya RKI.

“Kami berusaha tetap bisa berkolaborasi dengan masyarakat di tingkat RT RW, artinya kita memberikan kegiatan yang positif yang bisa menyehatkan masyarakat, menjaga kekokohan keluarga,” tandasnya.

“Jadi untuk masyarakat Jawa Timur khususnya, kami berharap bahwa dengan kegiatan yang kami lakukan bisa benar-benar membawa manfaat dan bagi masyarakat yang berkenan monggo, tadi sudah disampaikan bisa bergabung di titik-titik RKI, disitu banyak kegiatan-kegiatannya dan semoga bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan program pemerintah dalam rangka juga untuk membentuk keluarga yang tangguh, karena keluarga ini menjadi cikal bakal membentuk sebuah negara yang kuat, maka kita tadi taglinenya Jawa Timur Bangkit. Dengan keluarga yang sehat, keluarga yang kuat, keluarga yang kokoh itu insyaallah kita bisa menjadi membentuk Indonesia secara umum Indonesia yang kuat,” pungkasnya. (nald)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini