
Metro Times (Kulon Progo)-Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyelenggarakan kegiatan edukasi Pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia (PMI) bagi para aparatur desa di Kabupaten Purworejo dan Kebumen.
Pada kegiatan yang dilaksanakan di Aula Hotel Morazen Airport Yogyakarta, Selasa (7/10) itu 200-an aparatur desa hadir sebagai peserta. Bupati Purworejo Yuli Hastuti pun turut hadir dan memberikan sambutan.
Bupati mengapresiasi langkah BP2MI dalam memberikan proteksi sejak dini bagi para calon pekerja Migran sebelum terbang ke luar negeri. Kegiatan ini dinilai sangat penting untuk memperkuat peran dan pemahaman aparatur daerah dan desa perihal perlindungan calon pekerja migran.
“Edukasi pra pendaftaran ini sangat penting untuk meningkatkan peran pemerintah daerah dan desa dalam memberikan perlindungan kepada calon pekerja migran Indonesia,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa Purworejo merupakan salah satu daerah dengan banyak warganya bekerja di luar negeri, sehingga sinergi antara BP2MI, pemerintah daerah, dan desa menjadi hal yang penting. Ia juga mengingatkan agar calon pekerja migran tidak tergiur tawaran kerja yang tidak prosedural karena berpotensi menimbulkan penipuan atau perdagangan orang.
“Pemerintah Kabupaten Purworejo mendukung penuh digitalisasi sistem pra pendaftaran dan penguatan satu data PMI agar proses lebih transparan dan akuntabel,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing dalam menyebarkan pemahaman dan semangat perlindungan pekerja migran.
“Dengan kerja sama lintas sektor, kita dapat memastikan warga Purworejo yang bekerja ke luar negeri memperoleh hak dan perlindungan sebagaimana mestinya,” demikian katanya.(tyb)




