- iklan atas berita -

 

 

Metro Times (Magelang) Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP memimpin langsung Upacara Wisuda Prajurit Taruna dan Bhayangkara Dua Taruna, sejumlah 776 Prabhatar yang wisudha, terdiri dari 519 prajurit Taruna Akademi TNI dan 257 Bhayangkata Dua Taruna Akademi Kepolisian, bertempat di Stadion Sapta Marga, Kampus Akademi Militer (Akmil) Magelang Jawa Tengah. Upacara wisuda ini secara tradisi dinamakan Wisuda Prajurit (Wisudhajurit) menandai akhir masa pendidikan  dasar integrasi kemitraan Akademi TNI dan Akademi Kepolisian tahun akademik 2018. Turut hadir pada acara Wisudha Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Taruna Kepolisian adalah para Kepala Staf Angkatan (Kasad, Kasal dan Kasau), Kalemdiklat Polisi dan para Gubernur Akademi serta Gubernur Akpol, Kamis (01/11).

Pendidikan dasar integrasi itu dinamakan tahap Chandradimuka yang dijalani selama tiga (3) bulan (12 minggu) mulai tanggal 6 Agustus sampai dengan 1 November 2018. Setelah lulus dalam masa pendidikan dasar (Chandradimuka) untuk Taruna Akademi TNI (Taruna, Kadet dan Karbol) tetap berada di Resimen Chandra Dimuka sampai dengan tiga (3) bulan ke depan.

Sedangkan bagi Taruna Akademi Kepolisian, hanya tiga (3) bulan bersama-sama dengan rekan-rekannya dari ketiga matra TNI tersebut, setelah ini mereka Bhayangkara Dua Taruna Akpol bergabung dengan para seniornya di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang.

ads

Penglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP mengatakan, pada hari ini para Taruna berkesempatan bertemu dengan keluarga, guna melepas rindu dan mohon doa restu kepada kedua orang tua, karena pendidikan yang akan ditempuh masih panjang. Tiga bulan adalah waktu yang sangat berharga selama tiga bulan seluruh Taruna / Taruni TNI dan Polri hidup dan berlatih bersama, suka, duka selama kurun selama kurun waktu itu diharapkan tumbuh ikatan social, psikologis dan jiwa korsa yang erat dalam suka dan duka. Satu barak, satu tenda dan satu misting. Sinergi tersebut sangat dibutuhkan dalam masa tanggap darurat sampai pada rehabilitasi dan rekonstruksi (the whole gavermen approach, kerjasama seluruh kementrian, komponen, lembaga bangsa guna pencapaian tujuan sebuah Bangsa dan Negara membangun negeri tercinta.

Dan Panglima juga menekankan, masa-masa mendatang akan menjadi pondasi peletak dasar kepemimpinan sesuai bidang masing-masing, menghadapi segala kendala, kesulitan, kembangkan kemampuan tekat motivasi, menuntut pengorbanan tinggi dan menjalankan tugas sebagai Perwira dengan terhormat sampai purna tugas.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pendidik, pelatih, pengasuh Akademi TNI dan Akademi Kepolisian, para Pejabat Pemda serta masyarakat” jelas Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP dalam sambutannya.

Pada kesempatan ini juga Panglima TNI juga menyematkan pangkat Prajurit Taruna dan Bhayangkara Dua Taruna kepada lulusan terbaik dari tiap matra. (Arif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!