- iklan atas berita -
Metro Times (Jakarta) – Pembajak nomor handphone (HP) Dewi Mutiara Lubis, Ketua Umum Relawan Mata Hati Rakyat Indonesia (Matahari) 08 telah di temukan dengan inisial SA, alasan kenapa SA membajak HP saudari Dewi Mutiara Lubis ditengarai faktor sakit hati karena pernah ditegur dan dimarahi oleh suami Dewi, AR.
Atas kejadian itu, maka SA memanfaatkan perbedaan pilihan politik antara AR, suami Dewi dengan Dewi. SA menggunggah foto dan video seolah-olah agar yang melihat sosmed Dewi menyangka bahwa ini kerjaan dari suami Dewi agar teman-teman Dewi tahu kalau suami Dewi pendukung presiden yang berbeda dengan Dewi, dan SA berharap Dewi ribut dengan suaminya, itu semua motif dari saudara SA.
Disaat suami Dewi Mutiara Lubis, AR di temui oleh awak media, ia mengaku memang sempat hubungan rumah tangganya lagi kurang harmonis karena urusan pribadi, masalah perbedaan prinsip dan sudut pandang saja.
“Saya selaku suami terima kasih kepada teman-teman yang sudah bisa menemukan pelaku dan saya berharap semua ini bisa kami jadikan pembelajaran dan lebih hati-hati. Saya minta doa kepada kawan-kawan media semoga rumah tangga kami harmonis kembali dan saling support satu sama lain,” ucap AR dihadapan awak media, Jum’at (22/12).
AR selaku suami juga meminta maaf sebesar-besarnya atas kejadian semua ini. “Tolong jangan ada pikiran yang menyudutkan istri saya lagi, karena dari awal saya sadar bahkan support kegiatan istri saya, karena saya faham betul bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan termasuk perbedaan pilihan politik, semoga ini semua bisa kita ambil hikmahnya,” tegasnya
Sementara Dewi Mutiara Lubis saat ini masih keliatan shok atas kejadian yang menimpanya, jadi masih belum bisa dimintai keterangan.
“Semua sudah kita selesaikan secara kekeluargaan dan saling memaafkan, kita anggap semua permasalahan dan persoalan ini sudah selesai, ini bagian dari mengikhtiyari nama baik istri saya,” tutup AR, suami Dewi. (af).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!