- iklan atas berita -

Metro Times ( Ambon ) Dalam rangka wujud implementasi mengatasi kesulitan rakyat disekelilingnya yang tertuang dalam 8 Wajib TNI hal tersebut tergambar jelas dengan rencana pembangunan jembatan pancang penghubung antara Desa Akediri dan Desa Cempaka Kec. Jailolo Halmahera Barat.

Lokasi pembangunan jembatan tersebut yang akan menghubungkan antara 2 Desa yang terputus aliran sungai tersebut sudah lama diidamkan masyarakat setempat sebab akses tersebut merupakan satu-satunya yang sering digunakan masyarakat khususnya saat membawa hasil perkebunan, sehingga apabila kondisi air pasang sangat menghambat bahkan membahayakan keselamatan warga yang akan menyebrang.

Kegiatan pembangunan jembatan tersebut mulai dikerjakan oleh personel TNI dari Koramil 1501-03/Jailolo yang dipimpin oleh Pasi Komsos Siter Rem 152/Bbl Mayor Inf Ibrahim bersama tim teknis pembangunan jembatan dibantu kepala desa dan masyarakat setempat melaksanakan pengukuran titik pancang tower jembatan sebagai pondasi awal dalam mendirikan jembatan gantung.

Sementara itu dalam keterangannya Ws. Kapenrem 152/Bbl Letda Inf Abdul Karim menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat setempat yang kesulitan untuk mengakses perhubungan antar kedua desa terlebih dimusim penghujan yang menimbulkan debit air naik, sehingga atas usulan tersebut TNI bersama tim teknis mulai melakukan pengerjaan jembatan gantung yang nantinya dapat digunakan oleh masyarakat. (Penrem 152)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!