METRO TIMES ( Ambon) TNI Angkatan Laut. Sebagai salah satu instansi militer yang ditugaskan mendukung percepatan program vaksinasi Covid-19, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX (Lantamal IX) terus menggencarkan vaksinasi, baik secara keliling atau door to door dengan mendatangi lokasi atau tempat keramaian warga maupun secara rutin di Posko Covid-19 Rumah Sakit dr. F. X. Suhardjo komplek Lantamal IX Halong, Baguala, Kota Ambon. Sabtu (16/04/2022)

Pada pagi hari ini, gelaran vaksinasi didominasi dari kalangan usia dewasa, warga sekitar Kebun Cengkeh, kota Ambon dan beberapa Keluarga Besar Tentara (KBT) Lantamal IX terlihat antri menunggu giliran mendapatkan suntikan vaksin penguat atau booster Covid – 19.

Dengan menyiapkan vaksin jenis AstraZeneca dan Pfizer untuk dosis booster serta vaksin Sinovac disediakan untuk suntikan kedua, Lantamal IX Ambon menerjunkan 7 petugas vaksinatornya dari Rumkital dr. F. X. Suhardjo dengan target sasaran 50 dosis peserta vaksin.

Kegiatan vaksinasi ini merupakan wujud nyata dari perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Laut sebagai garda terdepan ikut berperan aktif dalam mendukung dan mensukseskan program pemerintah dalam pencapaian vaksinasi dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang dimiliki dan siap bersinergi dengan instansi terkait untuk menghentikan laju Virus Corona.

Sementara itu di tempat terpisah, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX Ambon Brigadir Jenderal TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M., M.T., menyampaikan bahwa Lantamal IX akan terus bekerja sama dengan seluruh stakeholder maupun instansi terkait untuk melaksanakan serbuan vaksinasi dan akan terus mendukung program pemerintah dalam upaya penanganan pandemi Covid – 19.

Serbuan vaksinasi ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah melalui TNI AL Lantamal IX Ambon, untuk melindungi seluruh penduduk Indonesia dengan memberikan, mendukung serta memfasilitasi vaksin di seluruh kawasan nusantara guna meningkatkan kekebalan komunal dan memutus mata rantai Pandemi Covid-19.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini