- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Partai Demokrasi Indonesia atau PDI Perjuangan menjadi satu-satunya partai yang memperoleh tiket penuh menuju Pilkada serentak di Kabupaten Purworejo November 2024 mendatang. Meski demikian sang banteng tak ingin bertarung seorang diri pada pemilihan bupati dan wakil bupati nanti.

Sebagaimana diketahui pada Pemilu serentak 14 Februari 2024 lalu PDI Perjuangan memperoleh 9 kursi di DPRD Purworejo. Syarat 20 persen keterwakilan partai di gedung wakil rakyat telah terpenuhi dan hal itu membuat banteng moncong putih bisa melenggang tanpa harus berkoalisi pada Pilkada.

“Dengan 9 kursi PDI Perjuangan bisa mengusung Paslon bupati dan wakil bupati tanpa harus berkoalisi, tapi kita tahu bahwa membangun Purworejo perlu sinergitas, kita tidak bisa sendiri. Maka kami tetap membuka ruang komunikasi dengan partai lain,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan, Dion Agasi Setiabudi, Senin (18/3/2024).

Dia memastikan bahwa pada Pilkada di Purworejo PDI Perjuangan akan mendorong kader internal partai sebagai calon bupati. Kendati demikian ia belum bersedia menyampaikan ke publik siapa figur yang nanti akan didorong maju.

“Penentunya nanti surat rekomendasi DPP, dan di Rekom nanti yang muncul sudah berupa pasangan calon. Sebelum rekom keluar DPP tentu akan mendengar masukan dari bawah, dari pengurus ranting, DPC hingga provinsi,” kata dia lagi.

ads

Sejauh ini, lanjut Dion, belum ada figur partai yang diajukan ke pusat untuk memperoleh surat rekomendasi DPP. Saat ini peluang koalisi PDI Perjuangan dengan partai lain disebut masih sangat dinamis.

Ditanya apakah dirinya siap jika partai mengusungnya untuk maju bertarung sebagai calon bupati Purworejo. Dion mengaku siap jika DPP memberikan surat rekomendasi kepadanya.

“Yang jelas untuk figur calon bupati dan wakil PDI Perjuangan masih sangat dinamis, ketika ditugaskan ya saya harus siap,” katanya.

Dion menambahkan, sejauh ini sudah ada komunikasi yang terbangun antara PDI Perjuangan dengan partai lain di Purworejo. Kendati demikian komunikasi tersebut masih bersifat informal.

“Untuk komunikasi formalnya belum, kalau informalnya sudah. Semua partai kami ajak berkomunikasi,” imbuhnya.

Dia pun menegaskan bahwa PDI Perjuangan terbuka untuk seluruh partai, termasuk Parpol yang berseberangan pada Pilpres.

“Peluang koalisi PDI Perjuangan terbuka lebar termasuk dengan partai yang berseberangan dalam Pilpres kemarin. Dengan partai apa pun kami siap,” pungkasnya.(dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!