- iklan atas berita -

Metro Times (Purworejo) Prosesi Grebeg Durian mengawali rangkaian Festival Durian Tahun 2020 dalam rangka Hari Jadi ke-189 Kabupaten Purworejo, Jumat (14/2) sore. Digelarya acara tersebut diharapkan mampu mendorong para petani untuk meningkatkan produktivitas durian sekaligus mengangkat nama durian Purworejo ke kancah nasional.

Hujan deras yang sempat mengguyur sebelum acara dimulai tidak menyurutkan antusias pedagang dan masyarakat untuk mengikuti Grebeg Durian di sepanjang Jalan RAA Tjokronegoro atau depan Pendopo Kabupaten Purworejo.

Prosesi grebeg yang diawali dengan kirab sejumlah gunungan durian langsung dilakukan begitu hujan reda. Puluhan pedagang durian yang terlibat festival bersama penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta pejabat Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo berjalan mulai dari kawasan Museum Tosan Aji hingga Tugu Gunungan Wayang sisi timur Alun-alun Purworejo.

Puncak kemeriahan berlangsung usai Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM membuka acara secara resmi dan sedikitnya 4 gunungan durian dibagikan kepada tamu undangan serta masyarakat umum. Pejabat Forkopimda bersama para kepala OPD tampak turut menikmati buah-buah durian pilihan yang disiapkan.

“Dengan acara ini, saya berharap durian di Kabupaten Purworejo ini bisa berkembang dan menyejahterakan masyarakat,” kata Bupati Agus Bastian.

Bupati menyebut, durian lokal Purworejo memiliki banyak keunggulan. Salah satu varieties, yakni Durian Sikatap dari Desa Kalitapas Kecamatan Bener, bahkan telah mendapat label unggul dari Kementerian Pertanian dan menjadi ikonnya Purworejo. Rasanya manis agak pedas, legit, dagingnya kuning dan tebal sehingga biji buahnya kecil dan pipih.

“Jadi jangan sampai hanya Keraton Agung Sejagat (KAS) saja yang terkenal, durian Purworejo ini juga harus terkenal,” kelakar Bupati.

Sebuah kejutan juga dilakukan bupati saat menijau lapak-lapak pedagang durian. Secara spontan dirinya memborong puluhan durian milik Bu Sis Suronegaran untuk dibagikan kepada pengujung.

“Mulai sekarang saya ingin tiap rumah menanam durian, di semua kecamatan karena semua kecamatan ini bisa (cocok ditanami durian),” tegas Bupati.

Kepala DPPKP Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, menyebut festival durian akan berlangsung hingga Minggu (16/2). Ada 9 kecamatan penghasil durian di Purworejo dan 32 pedagang yang terlibat. Masyarakat dapat memilih berbagai jenis durian dalam bazar yang dibuka selama 3 hari.

“Festival juga kita isi dengan mini games durian dan hiburan menarik. Acara ini menjadi milik masyarakat dan rencananya akan menjadi agenda tahunan setiap Hari Jadi Kabupaten Purworejo,” sebutnya. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here