Metro Times (Purworejo) Prestasi membanggakan tingkat Asia berhasil diraih Hasna Adrienne Callysta, siswa kelas 7 D SMP Negeri 1 Purworejo. Belum lama ini, ia menyabet juara 2 kategori Solo Pianika Melodica dalam ajang bergengsi Asian Music Games (AMG) 2021.

Atas prestasi itu, Hasna yang merupakan putri dari Heri Priswanto mendapatkan penghargaan medali perak dari penyelenggara. Penghargaan selanjutnya diserahkan secara simbolis oleh Kepala SMPN 1 Purworejo, Sutarto MPd, dalam upacara bendera di sekolah setempat pada Senin (17/1).

Sutarto saat dikonfirmasi mengaku bersyukur dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Hasna. Pasalnya, prestasinya kali ini telah mengangkat nama baik sekolah dan daerah hingga Asia.

“Selama pandemi, kegiatan marching band di sekolah tidak bisa diadakan. Kemudian ada kegiatan AMG yang diadakan tingkat Asia. Kami pun mengikutinya secara virtual,” kata Sutarto didampingi guru pengampu Ekstrakurikuler Marching Band, Aning Setyasih, Selasa (18/1).

Disebutkan, kompetisi tersebut berlangsung sejak November 2021 dan diawali dengan seleksi tingkat nasional. Ada tiga kategori yang diikuti, yakni CG, pianika berkelompok, dan solo pianika.Kala itu, SMPN 1 Purworejo membuat dokumen dengan divideo dan mengirimkannya ke panitia.

Dari karya yang dikirim, solo pianika berhasil menyabet juara 3 nasional. Sementara untuk pianika berkelompok tidak berhasil menyabet juara, padahal selisih nilainya hanya 0,05.

“Kemudian siswa membuat video lagi dan mengirimkannya untuk tingkat Asia. Alhamdulillah, akhirnya meraih juara 2 tingkat Asia untuk kategori solo pianika melodica,” sebutnya.

Sutarto mengungkapkan, Ekstrakulrikuler Marching Band di SMPN 1 Purworejo dimulai sejak tiga tahun lalu. Selain guru pengampu, pihaknya juga melibatkan seorang alumni SMPN 1 Purworejo yang menjadi pelatih marching band pada sebuah universitas di Jogjakarta. Kompetisi awal yang diikuti yakni Kejuaraan Marching Band Piala Raja Hamengkubuwono Cup 2019 (HB Cup).

“Alhamdulillah, pelatih itu mau bergabung dengan kami sehingga membawa siswa kami menjadi anak-anak yang bisa membanggakan sekolah,” ungkap Sutarto.

Sementara guru pengampu Aning Setyasih menambahkan bahwa selama 2 tahun mengalami pandemi Covid-19, kegiatan marching band secara langsung tidak dapat diadakan. Kejuaraan marching band HB Cup juga sudah dua tahun vakum.

“Adanya prestasi ini tentu menjadi motivasi bagi para siswa, khususnya yang tergabung dalam ekstrakurikuler. Meskipun kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler serba terbatas selama pandemi, kita masih dapat berprestasi,” katanya.

Menurut Aning, prestasi yang diraih Hasna sekaligus menjadi bukti bahwa SMPN 1 Purworejo sebagai salah satu sekolah favorit di Purworejo tidak hanya unggul di bidang akademik, melainkan juga nonakademik. Karena itu, pihaknya berharap ke depan lulusan-lulusan SD dari berbagai penjuru dapat lebih termotivasi dan mantap mendaftarkan diri di SMPN 1.

“Tidak hanya Marching Band, kita juga memfasilitasi siswa dengan berbagai ekstrakurikuler sehingga kegiatan akademik dan nonakademik selaras,” tandasnya. (dnl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini