- iklan atas berita -

 

Metro Times (Magelang) Selama dua hari, Komandan Kodim 0705 Magelang Letnan Kolonel Arm Kukuh Dwi Antono berada di lokasi longsor yang menutup akses jalan Magelang – Purworejo.

Dandim bersama dengan Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edi Susanto, Plt Ka Bina Marga Joko Winangun dan petugas Polres Magelang mengawasi proses pengerukan tanah yang menutup jalan Provinsi tersebut.

Dengan mengerahkan 8 alat berat kelokasi, satunya berasal dari Kodim Magelang, BPBD, Bina Marga dan Perusahaan Armada Jaya akhirnya pada, Sabtu malam jalur Magelang – Purworejo satu-persatu kendaraan sudah bisa dilewati.

ads

Dandim Magelang sangat menaruh perhatian terhadap penanganan bencana longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Magelang. Khususnya yang terjadi di Dusun Jamblang Desa Kaliabu Salaman, hal itu dikarenakan matrial longsor sangat banyak menutupi jalur utama Magelang – Purworejo tersebut.

Sebumnya pada Jum’at (18/1) pagi, Dandim langsung cek lokasi, ketika melihat banyaknya timbunan matrial, Dandim langsung berkoordinasi dengan Staf BPBD dan Bina Marga yang ada di lokasi. Saat itu juga, alat berat yang ada di Kodim Magelang segera diluncurkan ke lokasi longsor untuk membantu proses evakuasi matrial longsor.

Disekitar lokasi, siang harinya Dandim bersama staf BPBD, Bina Marga dan Polres Magelang mengadakan rapat untuk membahas langkah-langkah yang harus diambil mengingat volume timbunan tanah yang cukup banyak.

Dari hasil rapat tersebut diputuskan untuk kembali mendatangkan alat berat yang mempunyai daya kerja lebih tinggi atau lebih besar.

Dari 5 alat berat yang diturunkan pada hari Jumat pagi, dan ditambah 3 alat berat yang didatangkan malam hari semua bekerja secara maksimal agar jalan bisa segera dibuka kembali.

Dalam penanganan bencana longsor, semua pihak sudah bekerja dengan baik. Sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang tidak mengalami kendala dalam penanganan bencana.

Dandim Magelang juga sangat mengapresiasi atas kesigapan dan kerja sama para petugas di lapangan.

“Saya sangat bangga dengan respon para petugas di lapangan, sehingga timbunan material yang menutup badan jalan bisa segera tertangani” ucap Dandim.

Seperti diberitakan sebelumnya, jalur utama Magelang – Purworejo ditutup akibat tanah longsor yang menutup badan jalan. Lokasi Longsor di Desa Kaliabu Kecamatan Salaman. Jalan utama tertutup tanah setebal 4 – 5 meter dengan panjang sekitar 30 meter. Selama proses penanganan arus lalu lintas dialihkan oleh Satlantas Polres Magelang. (Arif)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!